Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
10 Menit sebelum Meledak,

Bom sempat Ditemukan

TANTA (Realita) - Sedikitnya 21 orang tewas dalam ledakan di gereja koptik St George di kota Tanta, utara Kairo.

Kondisi dalam gereja pasca bom meledak.

Sejumlah media resmi  melaporkan sedikitnya 50 orang terluka.

Ledakan itu terjadi saat kaum Kristen Koptik merayakan Minggu Palma, salah satu hari paling suci dalam kalender Kristen, menandai masuknya Yesus Kristus ke Yerusalem.

Penyebab persis ledakan itu belum diketahui tetapi dalam beberapa tahun terakhir, minoritas Kristen Mesir telah sering menjadi sasaran kaum Islam militan.

Gubernur provinsi itu, Ahmad Deif mengatakan kepada saluran telebisi Nil: "Bisa jadi bom itu sudah dipasang di dalam gereja, atau pembom bunuh diri yang meledakkan diri,”.

Aparat melakukan penyisiran terhadap kemungkinan adanya bom atau bahan peledak lain. Namun menurut sumber resmi dari kepolisian, 10 menit sebelum meledak, ada karyawan gereja yang sempat melihat bom tersebut. Namun belum sempat dia lapor polisi, bom keburu meledak.

Terpisah, sejauh ini dilaporkan tak ada WNI jadi korban dalam insiden ini. "Sejauh ini diperoleh informasi tak ada WNI yang jadi korban pada peristiwa tersebut," kata Duta Besar Indonesia di Mesir, Helmy Fauzi.

Katedral Koptik di Kairo's rusak dalam serangan bom Desember tahun lalu.

Kekerasan terhadap kaum Kristen Koptik telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir di Mesir, terutama sejak 2013, ketika militer menggulingkan presiden terpilih, Mohammad Morsi dan melancarkan tindakan keras terhadap kalangan Islam radikal.

Sejumlah kalangan pendukung Presiden terguling Mohammed Morsi, yang berasal dari Ikhwanul Muslimin, menuding kaum Kristen mendukung penggulingan tersebut.

Pada bulan Desember tahun lalu, 25 orang tewas akibat serangan bom yang meledak di sebuah katedral Koptik di Kairo saat misa kebaktian.

Kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS, bulan Februari lalu, mengancam akan melancarakan lagi serangan terhadap orang-orang Koptik, yang mencakup sekitar 10% dari penduduk Mesir.

Pada tanggal 1 April, sebuah ledakan di luar sebuah pusat pelatihan polisi di kota Tanta melukai 16 orang.cnb


 

Berita Internasional Lainnya