Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
11 Kali Ikut Piala AFF tak Pernah Menang,

Indonesia Kena Kutukan

JAKARTA (Realita)- Sudah 11 kali mengikuti Piala AFF, tim nasional Indonesia tak kunjung meraih juara.

Bima Sakti.

Skuat Garuda hanya puas sebagai runner up. Apakah ini kutukan?

Menanggapi hal tersebut, Bima Sakti mencoba menanggapinya dengan realistis. Ia menilai kalau kutukan merupakan sebuah ungkapan dari orang saja.

“Soal kutukan itu cuma anggapan orang. Sedangkan kami fokus mempersiapkan diri. Selain itu tim lain juga bagus-bagus,” ujar Bima Sakti.

“Yang penting semua pemain menyadari dan punya semangat untuk bisa memecahkan, yang selama ini orang hanya pikir kita cuma bisa runner up. Intinya, kami sebagai tim pasti ingin yang terbaik di Asia Tenggara, bukan hanya menjadi nomor dua saja,” terangnya.

Dalam 11 kali turnamen yang diikuti, prestasi terbaik Indonesia adalah lima kali finis sebagai runner up. Termasuk pada perhelatan terakhir, di mana Boaz Solossa dan kawan-kawan saat itu kalah agregat 2-3 dari Thailand di final.

Sementara itu, Indonesia tergabung dalam grup B Piala AFF 2018 yang dihuni Filipina, Singapura, Thailand, dan Timor Leste. Tim Garuda akan melakoni laga perdana dengan menyambangi markas Singapura pada Jumat 9 November.mer

 

Berita Olah Raga Lainnya