Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
16 Tahun Terakhir,

Lion Air Sudah Lebih dari 20 Kali Kecelakaan

JAKARTA (Realita) - Kementerian Perhubungan didesak segera melakukan evaluasi terhadap maskapai Lion Air.

Lion Air, maskapai paling mematikan di dunia. Anda berani naik Lion Air?

Hal itu dilakukan, mengingat insiden jatuhnya pesawat Lion Air di perairan Tanjung Kerawang Senin, (29/10) pagi tadi. Pasalnya berdasarkan catatan Realita.co, dalam 16 tahun terakhir, dari 2002 sampai 2018, Lion Air sudah mengalami kecelekaan lebih dari 20 kali.  Lion Air pun pantas dijuluki ‘Maskapai Paling Mematikan di Dunia.

“Kami minta Perhubungan segera melakukan evaluasi kepada Lion Air. Kita wajib tahu apa penyebabnya,” kata Fahri Hamzah kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senin (29/10).

Evaluasi Kemenhub  itu kata Fahri, lantaran keselamatan penerbangan tak ditawar-tawar. Hal itu mengingat insiden jatuhnya pesawat maskapai Lion Air JT 610 yang terjadi pada Senin pagi tadi.

“Sebenarnya ada apa sih? Kenapa lagi-lagi Lion Air yang makan korban, kenapa tidak bisa mencontoh sefti-nya pesawat Garuda,” tambahnya.

Tak haya itu saja, wakil rakyat asal Nusa Tenggara Barat ini pun, minta pembayaran asuransi korban agar cepat diselesaikan oleh pihak Maskapai Lion Air.

“Percepatan pembayaran asuransi bagi korban harus diutamakan,” tegasnya.

Politisi partai PKS itu juga, mengapresiasi upaya cepatnya pihak Basarnas menemukan titik koordinat jatuhnya pesawat. Kalau penyebab biar perhubungan yang mengungkap, dia hanya melihat dari sisi UU.

“Ini penting, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan dan Lion Air harus menjelaskan ada apa dan kenapa, agar kedepannya Lion air tidak lagi seperti ini, apakah ada pelanggaran UU atau tidak. Ini penting untuk memastikan keselamatan penerbangan, itu nomor satu,”tutupnya,

Asal tahu saja, ini bukan kali pertama Lion Air mengalami kecelakaan. Maskapai penerbangan yang baru saja memborong 234 unit Airbus dari Eropa itu telah puluhan  kali celaka sejak pertama kali beroperasi pada Juni 2000. Saking seringnya mengalami kecelakaan, Lion Air bahkan masuk daftar maskapai yang dilarang di Uni Eropa pada Februari 2012.

Berikut daftar panjang kecelakaan Lion Air:

1. 14 Januari 2002, Lion Air penerbangan 386 PK-LID, Boeing 737-200 rute Jakarta-Pekanbaru-Batam, gagal mengudara dan terjerembab setelah badan pesawat meninggalkan landasan pacu di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, lebih dari lima meter. Tujuh orang penumpang luka-luka dan patah tulang dalam insiden ini.

2. 31 Oktober 2003, Lion Air penerbangan 787, MD-82 rute Ambon-Makassar-Denpasar, keluar jalur saat mendarat di Bandara Hasanuddin, Makassar.

3. 3 Juli 2004, Lion Air penerbangan 332, MD-82 rute Jakarta-Palembang, mendarat tidak sempurna di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.

4. 30 November 2004, Lion Air penerbangan 538 PK-LMN, MD-82 rute Jakarta-Solo-Surabaya, tergelincir saat mendarat di Bandara Adisumarmo, Solo. Sebanyak 26 penumpang tewas.

5. 10 Januari 2005, Lion Air penerbangan 789, MD-82, gagal mengudara di Bandara Wolter Monginsidi, Kendari, akibat salah satu bannya kempes.

6. 3 Februari 2005, Lion Air penerbangan 791, MD-82 rute Ambon-Makassar, tergelincir saat mendarat di Bandara Hasanuddin, Makassar.

7. 12 Februari 2005, Lion Air penerbangan 1641, MD-82 rute Mataram-Surabaya, tergelincir roda depannya keluar landasan sekitar setengah meter di sebelah utara pinggir landasan pacu, ketika akan take off di Bandara Selaparang, Mataram.

8. 6 Mei 2005, Lion Air penerbangan 778, MD-82 rute Jakarta-Makassar, pecah ban saat mendarat di Bandara Hasanuddin, Makassar. Akibatnya pilot terpaksa menghentikan pesawat di landasan pacu sebelum mencapai lapangan parkir.

9. 24 Desember 2005, Lion Air penerbangan 792, MD-82 rute Jakarta-Makassar-Gorontalo, tergelincir saat mendarat di Bandara Hasanuddin, Makassar.

10. 18 Januari 2006, Lion Air penerbangan 778, MD-82 rute Ambon-Makassar-Surabaya, tergelincir saat mendarat di Bandara Hasanuddin, Makassar.

11. 4 Maret 2006, Lion Air penerbangan 8987, MD-82 rute Denpasar-Surabaya tergelincir saat mendarat di Bandara Juanda, Surabaya karena cuaca buruk.

12. 24 Desember 2006, Lion Air penerbangan 792, PK-LIJ Boeing 737-400 rute Jakarta-Makassar-Gorontalo, tergelincir saat mendarat di Bandara Hasanuddin, Makassar.

13. 9 Mei 2009, Lion Air PK-LIL MD-90 tergelincir di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

14. 3 November 2010, Lion Air penerbangan 712, PK-LIQ Boeing 737-400 rute Jakarta-Pontianak-Jakarta, tergelincir di Bandara Supadio, Pontianak.

15. 14 Februari 2011, Lion Air penerbangan 598, Boeing 737-900 ER rute Jakarta-Pekanbaru, tergelincir saat mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. Semua penumpang selamat.

16. 15 Februari 2011, Lion Air penerbangan JT 0295, Boeing 737-900 ER rute Medan-Pekanbaru-Jakarta, tergelincir di Pekanbaru. Seluruh roda pesawat keluar dari lintasan bandara. Semua penumpang selamat dan tidak luka.

17. 23 Oktober 2011, Lion Air JT 673 tergelincir sejauh 15 meter hingga menyentuh area ujung landasan di Bandara Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur. Kedua roda pesawat terperosok.

18. 30 Desember 2012, Lion Air tergelincir di Bandara Supadio, Pontianak, pukul 22.00 WIB. ROda sebelah kanan pesawat amblas dalam kejadian itu.

19. 13 April 2013, Lion Air dari Bandung tujuan Bali terjatuh di laut dekat Bandara Ngurah Rai, Bali, saat akan mendarat.beby


 

Berita Nasional Lainnya