Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Manajer Marketing: Yudi Gunawan. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
31 Korban Dibantai,

Diduga karena Memotret KKB Upacara

JAYAPURA (Realita)- Polda Papua belum dapat memastikan penyebab pembantaian 31 pekerja PT Isaka Karya yang sedang membangun jembatan di Distrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua.

KKB Papua yang tak pernah habis bikin onar.

Pelaku penembakan diduga dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Namun, dugaan penembakan tersebut akibat seorang di antara pekerja PT Isaka Karya sempat melihat dan memotret anggota kelompok kriminal bersenjata sedang melaksanakan upacara.

Kapolda Papua Irjan Pol Martuani Sormin mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab pembantaian puluhan pekerja PT Isaka Karya tersebut.

"Belum dapat dipastikan penyebab pembunuhan terhadap puluhan karya PT Isaka Karya itu," ujar Martuani dilansir  Antara, Selasa (4/12).

Namun, dari informasi yang beredar, penembakan diduga lantaran seorang dari pekerja sempat melihat dan memotret kelompok kriminal bersenjata saat mereka sedang malaksanakan upacara.

Martuani menjelaskan pihaknya sudah mengerahkan prajurit TNI dan personel kepolisian ke lokasi penembakan pada Senin (3/12). Namun akses menuju lokasi kejadian diblokir menggunakan batang pohon dan dedaunan, mereka kembali ke Wamena.

Pagi ini, Martuani menjelaskan, Polda Papua kembali mengerahkan personel dibantu prajurit TNI menuju ke lokasi penembakan. Mereka dikerahkan untuk mengevakuasi korban pembantaian tersebut.new


 

Berita Nasional Lainnya