Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
73 Tahun PT Garam (Persero)

Berkontribusi terhadap Penyerapan Garam Rakyat

SUARABAYA (Realita)- Tepatnya pada tanggal 31 Oktober 2018 menjadi hari yang bersejarah bagi PT Garam merayakan HUT yang telah memasuki usianya yang ke-73 tahun.

Direktur Utama PT Garam (Persero) Budi Sasongko di ruang meeting kantor PT Garam Surabaya, Jumat (2/11/2018).

Sejarah tersebut bermula dari Jawatan Regie Garam dan Candu yang didirikan zaman penjajahan kolonial Belanda jauh sebelum Indonesia merdeka, maka pada tanggal 31 Oktober 1945 perusahaan tersebut dapat dikuasai oleh pemerintah Republik Indonesia.

Setelah beberapa kali berganti status dan berakhirnya era monopoli, PT Garam selama bertahun-tahun mengalami pasang surut. Dengan karakter kepemimpinan yang kuat serta semangat Tim Kerja yang kuat, kini PT Garam terus berinovasi tiada henti.

Hal tersebut telah disampaikan Direktur Utama PT. Garam (Persero) Budi Sasongko saat memberikan keterangan pers diruang kerjanya kantor PT. Garam (Persero) Surabaya, Jumat (2/11/2018) pagi. Pada tahun buku 2017 menurut penilaian yang objektif, Kinerja PT Garam dianggap yang terbaik. Berkontribusi terhadap pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat. Salah satunya adalah daerah Sumenep (Madura), tambahnya.

PT Garam juga berkontribusi terhadap penyerapan garam rakyat. Hingga saat ini, penyerapan garam rakyat khusus Kabupaten Sumenep sebanyak 23.500 ton atau jika dirupiahkan Rp 30 miliar. Untuk seluruh Indonesia kurang lebih 80.000 ton.

Dalam keteranganya Budi mengatakan, kita sudah mempersiapkan Rencana  jangka panjang Perusahaan (RJPP) atau Road map  hingga sampai tahun 2023, tentunya  PT Garam akan juga merubah logo dan Melauncing logo PT Garam  (Persero). Lebih lanjut, perubahan logo PT Garam dan Filosofinya lebih dinamis disesuaiakan dengan visioner, yang dimana aktifitas kita pebisnis di hulunisasi ini kita sudah melindungi para petani garam yaitu, dengan penyerapan garam dan pendampingan kwalitas garam, dan juga  melakukan pendampingan teknologi kepada mereka  dan sudah 80 persen garam sudah bisa digunakan untuk di konsumsi, tapi juga bisa dipakai aneka pangan, farmasi serta obat obatan dan lain-lainya hingga bertahun-tahun.

Dimulai jaman belanda sampai saat ini di hulu tidak pernah ada penambah lahan dan kami sadar untuk penambahan tanah lahan ini akan sulit, kalau tidak ada datang campur tangan Pemerintah. Saat ini di  Kupang  memberikan hak guna usaha akan tetapi akan tidak semudah membalikan tangan, maka dari pada itu dalam proses jangka pendek kita mengoptimalkan lahan yang kita miliki," tuturnya.

Sebenarnya PT Garam  ini mempunyai  lahan produksi  sekitar 5000 hektar, dari 5000 hektar ini tidak semuanya  di jadikan menjadi  kapasitas Produksi  sekian persen kita gunakan sarana prasana  seperti  ada jalan gudang kantor  dan sebagainya, jadi  kemarin saya sudah perintahkan jajaran  divisi bahan baku  untuk memaping dan litbang menyakinkan  kepada kami  bahwasanya, PT Garam  tidak hanya  menghasilkan 100 ton  perhektar  akan    tetapi bisa menghasilkan lebih 150 ton per hektar.

Kita telah  mengoptimalisasikan  lahan yang belum kita maksimalkan. Pada dua tahun terakhir dari hasil maping  kami  hampir 1200 yang ini belum kita olah kembali, dan tahun ini sudah mulai ada di sumenep terutama di daerah sindir itu 400 hektar dan disiputih Namanya paloloan  hampir 500 hektar dan sekarang di bangun juga, ternyata tahun ini dengan kemarau  yang cukup bagus perharinya sudah  hampir mencapai 435 ribu ton per hari  dari target kita 350 ribu ton .

Jadi kalau 350 sudah sekarang sudah 435 ton, berarti  kita target sesuai dengan RKAP kita kurang 15 ribu ton,15 ribu ton dapat dipastikan selama tidak hujan sepuluh hari ke depan dapat tercapai  karena satu hari kita pungut  3 sampai 5 ton di seluruh pengarapan .

‘’Harapan kami terus berkomitmen  untuk ikut  mensejahterakan masyarakat  Kabupaten Sumenep, kami juga mendukung  program program pemkab  Sumenep dalam rangka memajukan  daerah," tutupnya.end

 

Berita Ekonomi Bisnis Lainnya