Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
8 Cowok ABG Rame-Rame Cabuli

Siswi SMP di Rel KA

SURABAYA (Realita) - Delapan Anak Baru Gede (ABG), yang terlibat pencabulan terhadap siswi SMP  diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (12/1/2017).

Terdakwa usai menjalani persidangan dengan, menutupiwajah mereka dengan kain.

Delapan ABG itu antaranya, MI (9) SD kelas 3, MY (12) kelas 6 SD, BS (12) kelas 5 SD, JS (14) kelas 2 SMP, AD (14 ) kelas 2 SMP, LR (14 ), HM (14) dan AS (14).

?Sidang yang digelar secara tertutup untuk umum ini, beragendakan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU)? Welly Manuhuttu dari Kejaksaan Negeri Surabaya, dengan hakim tunggal FX Hanung Dwi Wibowo.

Dijelaskan dalam dakwaan, kasus ini berawal AS mengajak korban AZ (13), untuk pergi ke stasiun kereta api Jl. Ngagel Surabaya dan menuju ke terowongan seperti biasanya. Sesampainya di sana tiba-tiba datang teman AS, antara lain, HM, MI, AD, JS, MY, BS dan LP.

Setelah itu AS mengajak korban untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri secara bersama-sama.

Selanjutnya mereka langsung memaksa korban untuk melakukan persetubuhan. Yang pertama kali menyetubuhi adalah AS dengan cara melepas celananya lalu memegang payudara korban sambil memasukkan alat kemaluannya ke dalam alat kelamin ke korban hingga mengeluarkan sperma. Setelah AS puas, ia mempersilahkan teman-temannya, menikmati tubuh korban.

Perlu diketahui, Bunga (nama samaran) menjadi korban pencabulan 8bocah bau kencur sejak April 2016. Warga Kalibokor ini menjadi korban pencabulan sejak dirinya berusia Empat tahun. Salah satu tersangka pelaku pencabulan adalah AS, yang tak lain tetangganya sendiri.

Selama menjalankan aksi bejatnya, AS menenggak pil koplo yang juga diberikannya kepada Bunga. Terakhir pada April 2016, AS mengajak teman-temannya, tujuh bocah lainnya untuk mencabuli Bunga. Aksi abnormal ini dilakukan di beberapa tempat seperti balai RW dan pinggiran rel kereta. Atas perbuatannya, ke-delapan tersangka dijerat dengan pasal 81 dan 82 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.ys


 

Berita Hukum Lainnya