Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Aliran Dana ke

Taufik Masih Misteri

JAKARTA (Realita)- KPK resmi menahan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sejak Jumat (2/11) malam.

Taufik Kurniawan.

Diperiksa selama 9 jam, Kepala Biro Humas KPK Febria Diansyah mengatakan belum menemui adanya aliran dugaan suap dana alokasi khusus (DAK) Kabupaten Kebumen ke partainya.

"Sejauh ini belum ada," kata Febri pada wartawan, Sabtu (3/11). Menurutnya, pemeriksaan yang dilakukan kemarin malam baru sebatas menemukan bukti bahwa politikus PAN tersebut menerima lima persen fee dari total DAK Pemkab Kebumen.

Meskipun belum semuanya terealisasi karena yang diduga baru terealisasi baru dua kali dari fee lima persen, yaitu sekitar 3,65 Miliar. Febri menuturkan hal itu berbeda dengan kasus adik kandung Zulkifli Hasan, Zainudin Hasan yang ditemukan adanya penggunaan dana sebagian untuk pendanaan parpol di lampung.

"Tapi kalau belum ada temuan tentu saja KPK akan fokus pada pokok perkara," tuturnya.

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan resmi mengenakan rompi oranye bertuliskan tahanan KPK usai menjalani pemeriksaan selama sembilan jam di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta, Jumat (2/11).

KPK sebelumnya telah menetapkan Taufik lebih dulu sebagai tersangka atas kasus suap terkait perolehan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Pemkab Kebumen.

Taufik diduga menerima fee lima persen dari total anggaran yang dialokasikan. Atas perbuatannya tersebut, Taufik disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001.ika

 

Berita Hukum Lainnya