Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Manajer Marketing: Yudi Gunawan. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Anak Pendiri Astra Group

Dituntut 18 Tahun Penjara

JAKARTA (Realita) - Edward Seky Soeryadjaya yang merupakan anak sulung dari pendiri Astra Group akhirnya dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 18 tahun penjara, atas kasus korupsi dana pensiun PT Pertamina (persero), di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (03/12).

“Menuntut terdakwa selama 18 tahun, dan membayar uang denda Rp 1 milyar subsider 5 bulan kurungan,” ungkap JPU.

Edward Seky Soeryadjaya.

Tuntutan yang diberikan Jaksa dianggap sangat dipaksakan “tuntutan ini terlalu dipaksakan, masak M. Helmy Kamal Lubis saja hanya dituntut 7 tahun penjara dan saya demikian berat. Ini tidak adil dan sangat dipaksakan,” kata Edward seusai menjalani persidangan kepada wartawan.

Sidang oleh majelis hakim yang diketuai Sunarso SH ditunda sampai 7 Desember mendatang, untuk memberikan kesempatan kepada terdakwa ataupun penesehat hukumnya melakukan pembelaan.

Kasus ini bermula saat Edward yang merupakan Direktur perusahaan pemegang saham mayoritas PT Sugih Energy Tbk (SUGI), berkenalan dengan Presiden Direktur Dana Pensiun PT Pertamina Muhammad Helmi Kamal Lubis.

Perkenalan itu berlanjut, Helmi pun melakukan pembelian saham SUGI lewat PT Millenium Danatama Sekuritas.

Namun belakangan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya kerugian negara dalam pembelian saham SUGI tersebut sebesar Rp599 miliar lebih. Atas temuan ini, bidang Pidsus Kejagung menetapkan Helmi dan Edward sebagai tersangka. hrd

 

Berita Hukum Lainnya