Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Aniaya dan Rusak Pengendara Mobil,

Dua Bocah Ingusan Diringkus

SURABAYA (Realita) - Unit Reskrim Polsek Sawahan mengungkap kasus penganiayaan dan juga pengerusakan mobil.

Dua bocah pelaku penganiayaan dan pengerusakan pengendara mobil saat diamankan di polsek sawahan, selasa (5/12).

Dua orang berhasil diamankan. Mirisnya, dua pelaku itu masih dibawah umur.


Berdasar data yang didapat dari polisi, dua bocah itu masing-masing berinisial AW (16) asal Jalan Kedung Turi gang 5 Surabaya dan MRC (16) asal Jalan Kedung Klinter gang 5 Surabaya.


Akibat ulah dua bocah tersebut, sang korban, Sulhantoro yang saat itu mengemudikan mobil pick-up, mengalami luka di sejumlah bagian tubuhnya. Sedangkan mobilnya, mengalami kerusakan pada bagian kaca depan.


Kapolsek Sawahan Kompol Yulianto menjelaskan, peristiwa itu terjadi Senin dini hari (4/12), sekitar pukul 00.30 Wib, di Trafic light Jalan Arjuno Pasar Kembang Surabaya.


Ceritanya, saat itu korban tengah melintas di jalan tersebut. Namun, dari arah depan, tiba-tiba dua bocah itu menyerang korban menggunakan gasper (ikat pinggang).


Korban yang kaget, lantas keluar dari mobil. Tapi, dua bocah itu makin brutal. Dua bocah itu kemudian menyerang korban menggunakan gitar kecil, hingga mengenai dada, punggung dan perut korban, setelah itu kabur menggunakan motor.


"Saat itu korban sempat melakukan perlawanan. Tapi kedua tersangka ini terus menyerang hingga mengakibatkan korban mengalami luka memar di sejumlah tubuhnya," katanya kepada wartawan, Selasa (5/12).


Beruntung, saat korban kesakitan, ada anggota Unit Reskrim Polsek Sawahan yang sedang mobile tak jauh dari lokasi. Korban kemudian berteriak minta tolong dan segera dihampiri oleh anggota.


Korban lantas diberikan pertolongan medis dan segera dibawa ke Mapolsek untuk membuat laporan. Beberapa anggota lainnya langsung menyebar untuk memburu pelaku setelah menerima keterangan dari korban.


Tak butuh waktu lama, dua bocah yang melakukan penganiayaan dan pengerusakan tersebut dapat diamankan tak jauh dari rumahnya. "Dini hari itu langsung kami bawa ke kantor untuk diperiksa," jelas Yulianto.


Kepada polisi, dua bocah itu mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena iseng. Mereka saat itu usai pulang mengamen dan melintasi jalan tersebut, kemudian melihat korban.


"Ngakunya sih iseng, tapi kami akan terus dalami kasus ini," imbuh mantan Kapolsek Sukomanunggal itu. Sedangkan saat ditanya apakah dua bocah tersebut dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan? Yulianto mengatakan tidak.


"Saat kami amankan, kami periksa, kedua pelaku ini tidak dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang. Namun, meskipun demikian proses hukumannya masih berlanjut. Nanti akan kami kordinasikan dengan Bapas," pungkasnya.zain

 

Berita Kriminal Lainnya