Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Aniaya Rekan Seprofesi,

Wartawan TV Lokal Dituntut 7 Bulan

SURABAYA (Realita) - Jaksa Penuntut Umum (JPU), Darwis dari Kejaksaan Negeri Surabaya.

Terdakwa Bagus Priyono, wartawan televisi lokal di Surabaya, perkara penganiayaan mengenakan (kemeja biru kotak-kotak).

Akhirnya menuntut pidana 7 bulan penjara, terhadap Bagus Priyono, wartawan televisi lokal di Surabaya, sekaligus terdakwa perkara penganiayaan.

Menyatakan terdakwa Bagus Priyono terbukti bersalah telah melanggar Pasal 351 ayat (1)  KUHP. "Menuntut pidana penjara selama 7 bulan penjara. Memohon kepada majelis hakim untuk segera melakukan penahan kepada terdakwa," ucap Jaksa Darwis saat membacakan surat tuntutan di ruang sidang Sari Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (5/11/2017).

Adapun dalam pertimbangan Jaksa, hal yang memberatkan perbuatan terdakwa mengakibatkan korban tidak dapat melakukan pekerjaannya karena sakit yang dialami, hal yang meringankan terdakwa sopan dalam dalam menjalani persidangan.

Atas tuntuntan Jaksa tersebut, terdakwa melalui kuasa hukumnya akan mengajukan pembelaan atau Pledoi pada persidangan minggu depan. "Kami akan akan mengajukan pledoi yang mulia," ucap kuasa hukum terdakwa.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bagus Priyono pada Jumat  (11/8) sekira pukul 11.30 WIB bertempat di Lapangan Futsal Mangga Dua Jl Jagir Wonokromo Surabaya melakukan  penganiayaan. Saat kejadian, terdakwa dengan saksi korban yang tidak satu tim, dimana terdakwa yang bertindak sebagai striker sedangkan saksi korban sebagai back. Dan pada saat terjadi duel perebutan bola terdakwa juga tidak bisa melewati saksi korban. Hal itu membuat terdakwa kesal terhadap saksi korban.

Selanjutnya terdakwa menendang kaki saksi korban namun tidak luka lalu terdakwa memukul ke arah saksi korban secara berulang dengan menggunakan tangan terkepal mengenai pada kepala bagian belakang, muka atau wajah (pada hidung dan sekitar mata) sehingga terdakwa merasakan sakit. HIngga menyebabkan aktivitasnya terganggu.

Bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan visum et repertum pada 11 Agustus 2017 yang dikeluarkan oleh RS Islam Surabaya dan ditandatangani oleh dokter Lita Suci Ryanti dengan hasil pemeriksaan terdapat luka lecet pada bagian hidung berukuran 1/1 cm, bengkak pada bagian hidung dengan kesimpulan luka diakibatkan persentuhan dari benda tumpul.

Akibat dari perbuatan terdakwa saksi Abdul Azis mengalami rasa sakit dan terhalang untuk melakukan aktifitas. Sehingga terdakwa diancam pidana sebagaimana Pasal 351 ayat (1)  KUHP.ys

 

Berita Hukum Lainnya