Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Ayah Kejam yang Bunuh Bayinya Sendiri,

Ternyata Kerap Lakukan Penganiayaan

SURABAYA (Realita) - Gio, bayi umur 16 bulan yang tewas di dalam rumah bernomor 32, Jalan Ploso Timur Vl A, Tambaksari, Surabaya, ditangan ayah kandungnya sendiri, itu karena setelah mendapat penganiayaan.



Ayah kandung korban yakni bernama Panji.

bayi berusia 16 bulan yang dianiaya ayah kandungnya sendiri hingga tewas saat mendapat penanganan medis di rs unair. (foto ist).

Lelaki berusia 30 tahun ini melakukan penganiayaan terhadap bayinya ternyata bukan kali pertama, tetapi kali kedua. Kejadian yang pertama juga diketahui warga dan dilaporkan ke polisi.

Hal itu diungkapkan Edi Suparto, Wakil RT 05 RW 09 Kelurahan Ploso Timur kepada wartawan saat berada di samping rumah korban pada Selasa malam (9/1).

Dia mengatakan, aksi penganiayaan yang dilakoni ayah kandung korban bukan pertama kalinya. Dulu, sekitar Oktober 2017 juga pernah terjadi. Bahkan, tak hanya ke bayinya, Panji juga menganiaya istrinya sendiri.

Dari situlah, oleh warga dilaporkan dan dibawa ke Polsek. Namun, kata Edi, Panji dijamin oleh orangtuanya sehingga tidak dilakukan penahanan di kantor polisi. Dan rumah yang ditempati Panji saat ini adalah rumah milik kakaknya.

Tapi selama menempati rumah itu, Panji tidak pernah melapor dan bersosialisasi dengan warga. "Jadi ini rumah kakaknya. Dia (Panji), hanya menempati saja dan tidak pernah melapor ke pengurus RT jika tinggal di sini," jelasnya.

Edi melanjutkan, selama ini Panji abai terhadap rumah yang ditempatinya. Panji, istri, dan anaknya tinggal di rumah itu tanpa penerangan lampu alias listrik. "Karena tidak bayar listrik, oleh PLN dicabut. Mungkin gelap gelapan seperti sekarang sudah setahun lebih," tandasnya.

Diketahui, Panji diamankan polisi setelah diduga membunuh bayinya yang berusia 16 bulan. Pria yang bekerja sebagai pengamen ini membunuh anaknya sendiri diduga dengan cara dibanting. Korban mengalami pecah tengkorak dan 1 tulang rusuk patah. Saat ini, kasusnya masih ditangani Polsek Tambaksari.zain

 

Berita Kriminal Lainnya