Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Bandar Sabu Jaringan Sidoarjo,

Divonis 13 Tahun Penjara


SURABAYA (Realita) -  Nanang Sarianto, warga jalan Nangka, Gedangan Sidoarjo yang juga bandar sabu jaringan Sidoarjo ini, divonis 13 tahun penjara, karena terbukti mengedarkan sabu seberat 929,6 gram.

terdakwa Nanang Sarionto terdakwa sabu, mejalani sidang vonis di PN Surabaya.

Dalam amar putusan yang dibacakan oleh hakim Dewi Iswani, terdakwa Nanang Sarianto dinyatakan terbukti secara sah melanggar pasal 114 ayat 1 ayat (2) Undang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Menjatuhkan hukuman pidana selama 13 tahun penjara, denda 1 miliar, subsider 6 bulan penjara,"kata hakim Dewi saat di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (16/5/2018).

Adapun dalam pertimbangan hakim, hal yang memberatkan terdakwa dengan sengaja menyimpan memiliki dan menjual atau menjadi kurir narkoba jenis shabu dengan berat 929,6 gram, dan tidak mendungkung program pemerintah dalam memberantas narkotika. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa mengaku terus terang tidak berbelit belit dalam persidangan.

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Putu Sudarsana.SH dari Kejati Jati, yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman pidana penjara selama 18 tahun penjara, denda sebesar Rp 1 miliar, serta subsidaer 6 bulan kurungan.

Untuk diketahui, Nanang ditangkap oleh anggota kepolisian Polda Jatim pada tanggal 14 Desember 2017, pukul 14.30 di pintu lobby masuk tol jembatan Suramadu.

Selain Polda, pihak BNNP Jatim turut melakukan aksi penangkapan itu. Dari Nanang, petugas menyita 10 bungkus plastik sabu, di dalam tas kresek putih. Terdakwa mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang yang tak dikenal di pinggir jalan dekat laut di Ketapang, Bangkalan, Madura.

Barang tersebut rencananya akan dibawa ke Mojokerto, sesuai perintah Firdiansah, sosok yang kini tewasusai ditembak petugas karena melawan saat ditangkap.

Terdakwa menerangkan, sudah tiga kali menjadi kurir barang haram milik Rafa (DPO), dengan sistem ranjau di pinggir jalan dan yang ketiga kalinya ini didapat saat penangkapan.ys

 

Berita Hukum Lainnya