Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Begini Caranya Agar

Tak Sakit Saat Disuntik

SURABAYA (Realita) - Sederhana dan tak seberapa mengganggu pada sebagian orang, faktanya tak semua orang tahan disuntik.

Ilustrasi disuntik

Nah berikut cara agar disuntuik tak lagi menyakitkan dan mengganggu. Para peneliti di Spanyol mengungkapkan bahwa menahan napas saat disuntik dapat mengurangi rasa nyeri saat disuntik. Ketika Anda menahan napas, otak akan berusaha meredam sistem saraf. Itu membuat seseorang menjadi kurang sensitif terhadap rasa sakit. Dr Gustavo Reyes del Paso dari University of Jan di Spanyol ingin mengetahui apakah menahan napas secara alami dapat meningkatkan tekanan darah yang mungkin membuat seseorang kurang sensitif terhadap rasa sakit. Dia kemudian melakukan penelitian pada 38 orang. Mereka diminta untuk menahan napas selama 5 detik. Kemudian, mereka mengulangi tes tersebut, sementara peserta lainnya diminta untuk bernapas secara perlahan. Dia menemukan bahwa kedua teknik tersebut dapat terganggu asa sakit. Tetapi, para peserta melaporkan bahwa rasa sakit yang mereka rasakan lebih berkurang ketika mereka menahan napas ketimbang bernapas perlahan. Pada skala satu sampai sepuluh, rasa sakit yang dialami oleh peserta turun sampai setengah poin 5,5 sampai 5 ketika mereka menahan napas. Dr Reyes del Paso percaya bahwa menahan napas adalah respon alami yang ditunjukkan oleh seseorang saat dia takut terluka. Penemuan ini telah dipublikasikan dalam jurnal Pain Medicine. re

 

Berita Sains Lainnya