Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Begini Kondisi

Ustadz Baasyir!

JAKARTA (Realita) - Kondisi Ustaz Abu Bakar Ba'asyir sempat menurun dan sempat dibawa ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita di Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Ustadz Baasyir.

Terpidana kasus terorisme tersebut mengalami pembengkakan di kaki akibat penyakit yang dideritanya.

"Kondisi terakhir bengkak di kedua kaki beliau. Kami dari tim kesehatan yang dipercaya keluarga memberi usulan agar ustadz Abu Bakar Ba'asyir mendapat perawatan," kata dokter dari MER-C yang menangani Ba'asyir, Joserizal Jurnalis, di kantor MER, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8).

Jose menjelaskan, pembengkakan di kaki Ba'asyir diakibatkan adanya masalah di pembuluh darah vena dalam di kedua tungkai. Vena dalam, kata dia, tak mampu memompa darah ke bagian atas tubuh. Meski demikian, tak ada sumbatan di pembuluh darah Ba'asyir.

Selain itu, lanjut Jose, juga dilakukan pemeriksaan terhadap jantung pria 80 tahun tersebut. Hasilnya, ditemukan adanya pembesaran dan penyumbatan di jantung bagian bilik kiri. Namun secara menyeluruh, jantungnya masih berfungsi dengan baik.

"Ada penyumbatan arteri yang ke kiri, tapi secara umum jantung alhamdulillah baik. Secara umum beliau tangguh dan sehat," ujar dia.

Ba'asyir dibawa ke RS Harapan Kita pada Rabu (9/8) sore. Dia berangkat dari tempatnya ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Bogor. Ba'asyir dirawat selama dua hari hingga pada Jumat (11/8) subuh dibawa kembali ke lapas.

Jose mengatakan, proses pemeriksaan terhadap amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) itu didampingi oleh tim pengacara muslim dan dokter dari MER-C. Aparat keamanan juga ikut mengawal ketat selama perjalanan sampai pemeriksaan.

Ba'asyir kini menjalani masa pidana setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis 15 tahun penjara pada 2011. Majelis menilai Ba'asyir terbukti melakukan suasana teror dengan pelatihan militer di Bukit Jalin Jantho, Aceh.

Majelis juga menilai Ba'asyir terbukti merencanakan pelatihan militer bersama Dulmatin. Perencanaan itu dibicarakan keduanya di dekat Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki di Solo, Jawa Tengah, pada Februari 2009. Ba'asyir kini berada di sel isolasi di Lapas Gunung Sindur untuk menjalani sisa masa hukuman.rep

 

Berita Nasional Lainnya