Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Bejat! Bapak Ini Cabuli

Anak Kandungnya hingga 10 Kali

SUMENEP (Realita) - Sungguh bejat apa yang dilakukan  HS, warga Dusun Patapan, Desa/ Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pelaku saat digelandang ke Mapolres Sumenep.

Betapa tidak, pria 46 tahun itu tega tega mencabuli anaknya sendiri inisial NR (15).

Kelakuan bejat HS terungkap saat istri tersangka, Nita Rusniani lapor ke tersangka HS, bahwa anaknya NR telah mengalami perbuatan tidak senonoh (cabul) dengan cara dipeluk dan dicium.

Pelakunya diduga SP (17), pemuda setempat yang tidak lain pacar korban. Pada tubuh korban terdapat bekas merah di bagian leher bekas ciuman oleh tersangka SP.

"Oleh HS kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Kangayan," terang Wakapolres Sumenep, Kompol Sutarno saat memberikan pers rilis, Selasa (13/2/2018).

Hasil dari pengembangan kasus tersebut, berdasarkan hasil visum dokter Puskesmas Kangayan didapatkan fakta bahwa benar terdapat luka lecet di bagian kemaluan korban.

Tapi saat dilakukan pendalaman bahwa luka di bagian kemaluan korban tersebut disebabkan oleh perbuatan bapak kandungnya sendiri (tersangka Hs) yang sudah melakukannya secara berulang-ulang.

"Korban ini malah mengaku bapaknya yang telah melakukan perbuatan cabul kepadanya, kurang lebih sudah 10 kali," jelas Sutarno.

Saat ini, tersangka SP telah dikembalikan kepada orang tuanya, karena masih dibawah umur sambil lalu menunggu petugas Bapas Pamekasan. Sementara HS ditahan di Mapolres Sumenep.

"Tersangka SP melakukan cabul terhadap korban karena hasrat biologis, sedangkan HS melakukan cabul terhadap korban karena merasa sayang yang berlebihan yang mana dari kecil korban hidup bersama neneknya," beber Sutarno.

Dari kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, lakaian tersangka SP dan HS, foto bekas kecupan memerah di leher, sarung warna biru, dan seprei warna abu abu.

"Untuk tersangka HS terancam Pasal 82 ayat 1 UU RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan hukuman maksimal 15 tahun," tukasnya.bad

 

Berita Kriminal Lainnya