Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Bejat! Kepruk Kepala Pacar dan

Simpan Sabu Dalam Al Quran

SURABAYA (Realita) - Unit Reskrim Polsek Kenjeran kembali berhasil menangkap satu pengedar narkoba di wilayah Surabaya Utara.

Abdul Hadi yang bejatnya sudah tak bisa ditoleransi lagi.

Pelakunya bernama Abdul Hadi (21) tertangkap dengan barang 0,7 gram sabu-sabu yang disembunyikan di rumahnya, Jalan Kalilom Lor. Ironisnya, polisi menemukan barang bukti itu di dalam sebuah kotak tempat penyimpanan Al-Qur'an. Penangkapan Abdul berawal dari laporan mantan pacarnya. Perempuan berusia 21 tahun yang namanya tidak mau disebutkan itu melapor usai dianiaya pelaku. Abdul juga hampir membunuhnya dengan celurit sebelum akhirnya berhasil diselamatkan warga. "Dia emosi saat mantan pacarnya nagih hutang, sempat 'ngepruk' botol minuman keras ke kepala korban sebelum mengancam untuk membunuh," ujar Kapolsek Kenjeran AKP Ahmad Faisol Amir, Kamis (1/12/2016). Nah, polisi pun mendatangi rumah pelaku setelah itu. Abdul langsung ditangkap atas tuduhan penganiayaan. "Setelah menangkap, kami curiga dengan bau di rumah pelaku, seperti bau bekas pesta sabu-sabu," lanjutnya. Kecurigaan itu langsung ditindaklanjuti. Faisol memerintahkan anak buahnya menggeledah seluruh ruangan di rumah tersebut. Hasilnya, ada barang bukti satu poket sabu-sabu, pipet sisa sabu, botol bong, korek api, dua sekop, dan satu timbangan elektronik di dalamnya. "Yang bikin ngeri, kita menemukan barang itu di dalam kotak penyimpanan Al-Qur'an," jelas perwira dengan tiga balok di pundak itu. Tak butuh waktu, polisi menggelandang Abdul ke Mapolsek untuk diperiksa. Kepada polisi, pria pengangguran itu sudah mengedarkan narkoba selama satu bulan terakhir. Selain dijual, sabu-sabu yang didapatkannya dari seseorang asal Madura bernama Cak Mat juga dikonsumi sendiri. "Cak Mat sudah ditangkap Polres Bangkalan," tandas Faisol. Abdul berdali menyimpan sabu-sabu dalam kotak Al-Qur'an dirasa cukup aman. Selain tidak dicurigai saat ditenteng kemanapun, kotak tersebut juga bisa menyimpan perlengkapan pesta narkoba. Misalnya pipet, bong, dan lain-lain. "Tidak ada yang sadar ada narkoba di dalam kotak Al-Qur'an itu," ungkapnya. Ide awal kotak Al-Qur'an itu dijadikan sebagai penyimpanan sabu-sabu didapatkannya secara spontan. Abdul mengaku pertama kali beli sabu-sabu, dia takut polisi akan menangkapnya jika terjaring razia. "Pas saya simpan, ada razia ternyata lolos. Saya teruskan simpan disana," bebernya. Menurut pria bertinggi badan 169 centimeter itu, dia menjual sabu-sabu ke kenalannya saja. Keuntungannya memang sedikit, tapi yang terpenting dia bisa mengkonsumsi sabu-sabu dengan gratis dari hasil jual serbuk putih itu. "Kalau beli sendiri uang darimana, hutang di mantan pacar saja belum saya bayar," ucapnya.zain

 

Berita Kriminal Lainnya