Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Belum 24 Jam,

3 dari 17 Tahanan Kabur Ditembak

MALANG (Realita)- Upaya keras Polres Malang dalam menangkap tahanan kabur telah membuahkan hasil.

Beberapa tahanan kabur yang tertangkap sedang dibopong dari minibus, karena kaki mereka ditembus timah panas.

Belum genap 24 jam kabur, tiga tahanan dari tujuhbelas tahanan kabur tertangkap. Tiga tahanan kabur yang tertangkap diantara lain adalah Abdur Rahman (29), Nur Hadi alias Iblis (34) dan Burhanudin (27).

"Alhamdulillah upaya kerja keras kami akhirnya membuahkan hasil, dengan tertangkapnya kembali tiga tahanan yang telah kabur. Mudah-mudahan yang 14 tahanan berikutnya menyusul,"ujar Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, Rabu Malam (19/04).

Kronologis penangkapan, lanjut AKBP Yade Setiawan Ujung,  yang lebih dulu dapat dibekuk adalah Abdul Rohman, tahanan atas kasus narkotika, yang mana ditahan sejak 25 Maret 2017.

"Abdul ditangkap tidak jauh dari tempat tinggalnya di kawasan Jalan Gajayana Desa Putat lor RT 10/RW02, Kecamatan Gondanglegi," jelas Ujung.

Dari penangkapan awal tersebut, tim buru sergap kembali membekuk dua tahanan lain, yakni Burhanuddin (27), warga Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, pelaku kasus narkoba. Bersama Burhanuddin, petugas juga mengamankan Nurhadi (34), warga Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, tahanan dalam kasus kriminalitas.

"Keduanya ditangkap saat bersembunyi di kawasan Jalan Tenaga, Kecamatan Blimbing, Kota Malang," paparnya.

Hingga saat ini, Kapolres juga mengaku, tujuh belas tim masih bekerja keras dalam perburuan para tahanan yang kabur tersebut.

"Sejumlah titik masing-masing diperkuat enam anggota untuk pengawasan. Kami pun masih melakukan razia diberbagai tempat di daerah Malang Raya. Perburuan tetap akan dilakukan hingga 17 tahanan yang kabur tertangkap," bebernya.

Sementara itu nampak ketiga tahanan kabur di bawah menggunakan 2 mobil minibus, dengan tubuh dibopong karena kaki masing-masing tertembus timah panas.

"Upaya penembakan terhadap tahanan yang kabur merupakan tindakan pelumpuhan, karena ketika akan ditangkap mereka melarikan diri," tandasnya.

Selain itu, Yade Setiawan Ujung juga menghimbau untuk para tahanan yang masih kabur agar segera menyerahkan diri.

"Kami menghimbau untuk tahanan yang kabur lainnya untuk segera menyerahkan diri. Kami akan jamin keamanannya. Apabila mereka tetap bersikukuh tidak menyerahkan diri kami akan tetap akan kejar sampai kapanpun, dan akan mengambil tindakan tegas karena tidak ada kata basi untuk kasus ini," tegasnya.

Seperti diberitakan, 17 tahanan Polres Malang kabur dengan menjebol atap ruang, dan menggergaji besi di langit-langit atap kamar mandi. Mereka terdiri dari 12 tahanan kasus narkoba dan 5 kasus dari kriminalitas.mal

 

Berita Kriminal Lainnya