Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Bentrok Bonek vs PSHT:

Polisi Tetapkan Dua Tersangka

SURABAYA (Realita) - Setelah memeriksa lima orang saksi pada Senin (2/10), Polrestabes Surabaya akhirnya menetapkan dua orang tersangka bentrokan suporter Persebaya dan pendekar dari anggota perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang terjadi pada Minggu dini hari (1/10) di Jalan Raya Balongsari, Surabaya.

Dalam peristiwa itu, dua orang anggota PSHT dinyatakan meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit karena luka yang parah.

Dua tersangka bentrok Bonek dan PSHT saat dipamerkan depan wartawan, Kamis sore (5/10).

"Ada beberapa alat bukti yang kami temukan. Sesuai alat bukti yang sudah kami periksa, ini identik dengan pelaku yang sudah kami tetapkan tersangka. Ini identik, tidak terbantahkan," terang Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M. Iqbal kepada wartawan, Kamis (5/10).

Dua tersangka yang kini ditahan adalah, M Jafar (24), warga Jalan Pogot dan Tiyok (19), warga Balongsari, Surabaya. "Memang mereka mengaku, tapi itu variabelnya paling bawah. Bisa saja dimentahkan di pengadilan," tambahnya.

Alat bukti yang sudah diperiksa di laboratorium forensik seperti rekaman video di lokasi kejadian, bercak darah yang identik dengan korban, serta sidik jari pada bambu yang digunakan untuk memukul korban juga identik dengan dua tersangka.

"Tentunya kami juga akan memproses secara hukum. Dan tolong dicatat, kami tidak akan berhenti sampai di sini. Kami akan terus mengembangkan kasus ini," tegas alumnus Akpol 1991 tersebut.

Seperti diberitakan, bentrokan massa Bonek dengan sejumlah anggota PSHT terjadi saat kedua kubu berpapasan di Jalan Tambak Osowilangon Surabaya, usai pertandingan laga kandang Persebaya melawan Persigo Semeru FC Lumajang pada Sabtu malam (30/9) sekitar pukul 23.30 Wib.

Pada saat itu, sebenarnya polisi telah berhasil membubarkan bentrokan. Namun polisi gagal mengantisipasi massa bonek yang melakukan penghadangan di Jalan Raya Balongsari, yang kemudian membakar satu unit sepeda motor hingga dua orang menjadi korban meninggal dunia dari kubu PSHT.

Dua korban yang tewas itu teridentifikasi bernama Eko Ristanto (25), warga Tlogorejo, Kepuh Baru, Bojonegoro, serta Mohammad Anis (20), warga Simorejosari, Bojonegoro.

Seketika usai kejadian, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Bukti-bukti dari hasil olah tempat kejadian perkara itu telah dikumpulkan sebagai bahan untuk melakukan penyelidikan.

Dua korban yang meninggal dunia juga telah diotopsi di RSUD dr.Soetomo Surabaya, dan sejak Minggu malam (30/9) telah dikembalikan ke pihak keluarganya untuk dikebumikan di daerah asalnya masing-masing.zain

 

Berita Kriminal Lainnya