Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Berusaha Kabur,

Duo Jambret Ditembak sampai Pincang

SURABAYA (Realita) - Kesigapan Unit Reskrim Polsek Wonokromo dalam menjaga wilayah hukumnya dari aksi para pelaku kejahatan membuahkan hasil.

Malik dan Sandy harus jalan terpincang-pincang karena kaki mereka ditembus timah panas polisi.

Buktinya, pada Sabtu (17/12/2016) dini hari, Unit Reskrim yang dikomandoi Ipda Ristianto itu berhasil meringkus dua pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan A Yani, Wonokromo Surabaya. Kedua pelaku itu adalah Malik Ibrahim (31) warga Jalan Bumiarjo gang Kelinci Surabaya dan Sandi Yudha (28) warga Perum Asri Blok A 10, Benowo Surabaya. Keduanya dibekuk polisi saat menjambret tas milik Ana Veronica (21), dengan cara menarik tas korban hingga terjatuh. Namun, korban yang terjatuh akhirnya berusaha bangkit dan mengejar pelaku yang melarikan diri ke arah Jalan Raya Darmo dengan teriak 'jambret'. Nah, pada saat pelaku melintas di depan Kebun Binatang Surabaya (KBS), ternyata anggota Reskrim mengetahuinya. Tanpa basa-basi, kedua pelaku langsung dikejar dan akhirnya berhasil ditangkap. "Saat kejadian itu, anggota kami yang sedang melakukan kring serse di depan KBS mendengar teriakan korban. Seketika itu juga, anggota mengejarnya hingga pelaku berhasil di tangkap di Jalan Setail," kata Kompol Arisandi Kapolsek Wonokromo, Senin (19/12/2016). Namun, lanjut Arisandi, saat akan dilakukan penangkapan itu kedua pelaku ternyata berusaha melarikan diri. Sehingga, anggota Reskrim terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menembak ke arah kaki kedua pelaku. "Karena pelaku berusaha melarikan diri, anggota terpaksa menembak kaki kedua pelaku," jelasnya. Sementara saat dihadapan polisi, tersangka Malik mengaku jika nekat menjambret itu lantaran terlilit hutang. Sebab, menjadi pengangguran selama setahun, membuatnya kelimpungan. "Hasilnya buat bayar hutang. Selebihnya untuk senang-senang," katanya. Dan kini, Malik bersama Yudha hanya bisa menyesali perbuatannya. Dengan timah panas yang menembus kakinya, mereka juga harus merasakan dinginnya lantai penjara. Sementara untuk hukumannya, polisi menjeratnya dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.zain

 

Berita Kriminal Lainnya