Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Biar Semangat,

Penari Cantik Ngajak Pesta Sabu

SURABAYA (Realita) - Arfi Amalia Haq Nufasshil, wanita berparas cantik ini memberikan keterangan blak-blakan di persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (4/7/2018).

Terdakwa Arfi Amalia Haq Nufasshil, Almasa Putra Yudha, Moch Aris Sutriman dan Deni Arista saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (4/7/2018).

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Anne Rusiana, Arfi menyatakan sudah memakai barang haram tersebut pada tiga bulan terakhir ini.

"Saya memakai sabu biar semangat menarinya," ujar terdakwa Arfi saat ditanya alasan dia memakai barang haram tersebut.

Wanita yang berprofesi sebagai penari ini menyatakan, dia berasama tiga temannya yakni Almasa Putra Yudha, Moch Aris Sutriman dan Deni Arista melakukan pesta sabu-sabu ini di kos-kosannya. " Mereka main ke kos-kosan saya, trus saya ajak makai," ujarnya.

Arfi juga mengakui bahwa dialah yang membeli sabu tersebut dengan harga Rp 200 ribu dari seseorang yang dia panggil Rampak. Arfi yang mendapat honor Rp 500 ribu untuk sekali menari ini juga menyatakan jika dialah yang mempersiapkan alat-alatnya, dan teman-temannya tersebut tinggal memakai.

Atas keterangan Arfi tersebut, hakim Anne tampak geram. Menurut Anne tak sepantasnya sebagai seorang wanita malah memimpin untuk melakukan perbuatan terlarang. " Oh ternyata bosnya itu kamu, duitnya dari kamu dan yang mempersiapkan juga kamu. Ga semestinya kamu sebagai wanita melalukan begitu," ujar hakim Anne.

Arfipun tak kuasa menahan tangisnya, air matanya tampak berlinang seraya berjanji tak mengulang perbuatannya.

Perlu diketahui, dalam dakwaan JPU Ni Made Sri Astri Utami disebutkan perbuatan para terdakwa dilakukan pada Sabtu tanggal 24 Maret 2018 sekira pukul 14.00 wib di Jalan Dukuh Pakis Gg. 3 No. 24 Kelurahan Dukuh Pakis Kecamatan Sawahan Surabaya.ys

 

Berita Hukum Lainnya