Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Bocah Lima Tahun Dibunuh di Pasar Rebo,

Kepala Ibunya Dihantam Gas 3 Kg

JAKARTA (Realita) - Seorang bocah lima tahun bernama Febrianto tewas dibunuh seorang pria di kediamannya di Jalan Lewa, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (11/12) sekitar pukul 02.30 WIB.

Masniya Menahan sakit sambil meratapi nasib anaknya.

Sementara ibunya, Masniya (39), terluka di bagian kepala akibat dihajar tabung gas 3 kg oleh pelaku.

Mulanya, pelaku yang lama dikenal Masniya, berniat menginap di rumah korban. Keinginan tersebut disampaikan, namun perempuan yang tinggal berdua dengan anaknya itu menolak. 

"Karena ditolak, pelaku pindah ke ruangan lain di rumah dan bermain bersama putra Masniya," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Polisi Yoyon Tony Surya Putra kepada wartawan, Minggu (11/12). 

Tak lama berselang, terdengar suara kegaduhan dari dalam ruangan di mana pelaku dan Febrianto bermain. Masniya yang kaget dan menghampiri, seketika disambut dengan hantaman tabung gas 3 kg di kepala oleh pelaku. 

Kendati terluka, perempuan itu masih sadarkan diri. Masniya memohon kepada pelaku agar nyawanya tak dihabisi. Sebagai imbalan, ia mempersilahkan hartanya digasak. Setelahnya, pelaku melarikan diri. 

"Setelah kabur, baru diketahui jika anak korban meninggal dunia karena dicekik pelaku,"kata Tony. 

Masniya yang shock dan terluka dilarikan ke Rumah Sakit Pasar Rebo, Jakarta Timur. Sementara jenazah Febrianto dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo untuk keperluan autopsi.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Identitas pelaku telah diketahui, sehingga kini diburu petugas. 

"Identitas tersangka sudah diketahui, ini sedang dilakukan pengejaran. Motif pelaku sakit hati, pelaku sakit hati minta nginap di rumah korban oleh ibu pemilik rumah tidak boleh," papar Tony. 

Adapun di rumah yang juga warung, Masniya hanya tinggal berdua dengan putranya Febrianto. Keduanya baru dua bulan tinggal di lokasi. Sementara anaknya yang lain yang telah berumah tangga tinggal tak jauh dari rumah Masniya.kik

 

Berita Kriminal Lainnya