Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
BREAKING NEWS:Tabrak Polisi,

Kelompok Spesialis Mobil Box Tewas Ditembak

SURABAYA (Realita) - Lagi, seorang pelaku spesialis curanmor R4 jenis mobil box ditembak mati oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya, Kamis (22/12/2016) pagi. Informasi yang diperoleh Realita.co di lapangan menyebutkan, seorang pelaku yang diketahui berinisial HAA (33) itu, ditembak mati oleh Unit Resmob (Resort Mobile) Satreskrim Polrestabes Surabaya di Suramadu, sekitar pukul 04.30 Wib.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga memeriksa mayat HAA di kamar mayat RSUD dr.Soetomo.

Informasinya, pelaku tersebut terpaksa diberi tindakan tegas terukur dengan dihadiahi dua tembakan pada ulu hati dan pinggang kiri itu, setelah sebelumnya sempat menabrak dua anggota Unit Resmob yang menghadangnya. Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga mengatakan, tindakan tegas terukur tersebut terpaksa dilakukan petugas setelah tersangka yang hendak ditangkap, melakukan perlawanan dengan menabrak dua anggota yang saat itu sedang melakukan penghadangan. "Anggota yang melakukan penyekatan di akses Tol Suramadu, setelah melihat pelaku langsung melakukan penghadangan. Namun, pada saat itulah, tersangka malah melakukan perlawanan dengan menabrakkan motornya terhadap dua anggota kami," ujarnya, Kamis (22/12/2016). Nah, mengetahui hal tersebut, lanjut Shinto, anggota yang lain lantas berusaha melakukan penangkapan. Namun, tersangka ternyata terus melawan dengan mencabut celurit dari balik bajunya. Sehingga, dengan terpaksa harus dilakukan tindakan tegas terukur terhadap tersangka," jelas Shinto. Sementara itu, hal senada juga diungkapkan Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Agung Pribadi. Dia mengatakan, bahwa tersangka ini saat akan dilakukan penangkapan, tersangka telah melakukan tindakan perlawanan dan berusaha menyerang petugas menggunakan senjata tajam (sajam) meski sudah diberikan tembakan peringatan. "Meskipun tersangka ini sudah diberi tembakan peringatan, tersangka ini malah terus merangsek menyerang anggota dengan celurit. Nah, karena sangat membahayakan, akhirnya kami terpaksa harus memberikan tindakan tegas terukur," ungkapnya. AKP Agung juga menjelaskan, bahwa saat pelaku sudah diberi tindakan tegas terukur, pihaknya langsung berusaha memberikan tindakan pertolongan. Namun, saat pelaku dibawa menuju ke rumah sakit, pelaku tidak dapat tertolong lagi. Dari catatan di kepolisian, tersangka diketahui merupakan seorang spesialis pelaku Curanmor mobil box. Informasinya, tersangka diduga dari kelompok Aziz alias Sadeng, ketua dari kelompok curanmor L300 yang telah ditembak mati sebelumnya. Sementara dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan sebilah celurit, sembilan jimat dan satu unit motor yang dijadikan sarana kejahatan oleh tersangka.zain

 

Berita Kriminal Lainnya