Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Manajer Marketing: Yudi Gunawan. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Cabuli 2 Muridnya,

Guru Bimbel Divonis 7 Tahun Penjara

SURABAYA (Realita)- Ketua majelis hakim R Anton memvonis Ulla Abdul Muiz, guru lembaga bimbingan belajar yang mencabuli dua siswanya selama 7 tahun penjara, Senin (3/12/2018).

Terdakwa Ulla Abdul Muiz (mengenakan rompi hijau) saat mendengarkan amar putusan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Tidak hanya hukumam badan, bujangan yang tinggal di Jalan Raci II, Pakal, juga harus membayar denda Rp 100 juta subsidair 4 bulan kurungan.

"Terdakwa terbukti secara sah melanggar pasal 76 E jo pasal 82 UU Perlindungan Anak. Menjatuhkan pidana penjara selama tujuh tahun dan denda Rp 100 juta. Jika tidak bisa membayar maka digantikan empat bulan kurungan," ujar Anton dalam amar putusannya.

Atas putusan yang dibacakan singkat itu, terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya Ennyk Widjadja langsung menerima. Hal sama disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) Duta Mellia dari Kejaksaan Tanjung Perak.

Seperti diketahui, terdakwa melakukan aksinya dengan modus bahwa kedua siswanya ini dirasuki makhluk halus.

Untuk menghilangkan makhluk halus itu harus menjalankan ritual telanjang. Begitu dituruti, terdakwa melakukan pencabulan. Oleh JPU terdakwa dituntut 10 tahun penjara, denda 100 juta, subsider 1 tahun kurungan.ys

 

Berita Hukum Lainnya