Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Cabuli Anak Asuh,

Pengurus Panti Dituntut 10 Tahun Penjara

SURABAYA (Realita) “ Alyuda alias Gepeng, pengurus panti asuhan Cinta Kasih Teresa (CKIT), sekaligus terdakwa kasus pencabulan terhadap 9 anak dibawah umur yang tak lain anak asuhnya sendiri, dituntut 10 tahun penjara.

Terdakwa Alyuda (pengurus panti asuhan Cinta Kasih Teresa).

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ali Prakoso dari Kejaksaan Negeri Surabaya, menyatakan perbuatan terdakwa Alyuda terbukti bersalah melanggar pasal 81dan 82 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. “Menuntut terdakwa selama 10 tahun penjara, dan denda 10 juta serta subsider 6 bulan penjara,”ujar Ali saat dikonfirmasi usai persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (11/1/2017). Perlu diketahui, dalam dakwaan terdakwa Alyuda melakukan pencabulan dan menyetubuhi korban. Salah satu korban inisial (ST) bahkan pernah di cabuli sampai 80 kali hingga hamil. Perbuatan bejat terdakwa dilakukan sejak 10 bulan Oktober 2015 hingga 15 Juli 2017 di beberapa tempat. Antara lain hotel TAB Jalan Raya Darmo Permai, Hotel Zest Jalan Raya Prapen 266, Surabaya serta Hotel JW Marriot, Surabaya.ys

 

Berita Kriminal Lainnya