Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Cafe Famous Digrebek,

Temukan Miras Berbagai Jenis

MADIUN (Realita) - Petugas gabungan dari Satpol PP, Polri dan TNI mengelar razia Tempat Hiburan Malam (THM), Senin (21/11/2016).

Petugas saat melakukan razia di cafe Famous menemukan berbagai jenis minol.

Sasaran razia kali ini difokuskan di cafe Famous yang berada di kompek ruko Presiden Plaza, tepatnya di sebelah utara Alun-alun Kota Madiun. Kasi Penegakan dan Penindakan Satpol PP Kota Madiun, Agus Wuryanto mengatakan, dari hasil pengerebekan petugas menemukan puluhan botol miras jenis Vodka dan juga puluhan liter arak jowo (arjo). "Kita temukan lima botol arjo, satu jirigen berisi 15 liter arjo dan sembilan botol Vodka,"katanya usai razia, Senin (21/11/2016). Saat razia, petugas juga menemukan lebih dari lima orang wanita pemandu lagu (PL). Namun, lanjut Agus, mereka semua memiliki identitas dan tidak ada yang di bawah umur. Agus menambahkan, razia ini sebagai tindak lanjut atas banyaknya laporan dari masyarakat terkait keberadaan miras ditempat tersebut. Selain itu, sebagai bentuk kesigapan petugas dalam memberantas peredaran miras di Kota Pecel. "PL ada, cuma kita lihat KTP. Ternyata mereka di atas umur 20 tahun,"ujarnya. Selanjutnya, pengelola cafe Famous yang diketahui bernama Rachmat Effendi warga Desa Klumutan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun dan Atik Yulis Prastika warga Desa Simo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi akan dipanggil petugas untuk menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring). "Kita lanjut ke tipiring. Karena melanggar Perda nomer 2 tahun 2012 tentang retribusi izin tempat penjualan minuman beralkohol,"tandasnya. Pernah diberitakan sebelumnya, cafe Famous Karaoke diduga menyalahi perizinan. Selain diduga menyediakan minol tradisional jenis arjo, manajemen juga diduga menyediakan wanita pemandu lagu (PL) atau purel. Penelusuran wartawan Realita.co, salah satu PL yang biasa bekerja ditempat tersebut mengatakan, setiap tamu biasanya memesan minuman jenis Arak, Bir dan Green Sand (ABG). Bahkan, tidak jarang mereka melakukan tindakan prostitusi di dalam room. "Ya biasanya di sini tamu pesannya ABG. Biasalah namanya tamu, kita dipegang-pegang," kata salah satu PL yang enggan disebutkan namanya, Jumat (11/11/2016) lalu. Padahal jelas, Perda Kota Madiun nomor 02 Tahun 2012 mengatur tentang retribusi izin tempat penjualan minuman beralkohol. Sehingga menimbulkan pertanyaan publik, apakah hal ini sengaja dibiarkan atau memang langkah penegak hukum yang kecolongan? Kepala Satpol PP Kota Madiun, Sunardi Nurcahyo dikonfirmasi berjanji, dalam waktu dekat bakal gencar melakukan operasi, khususnya di THM. Sementara, Koordinator LSM Wahana Komunikasi Rakyat (WKR) menilai, apa yang disuguhkan cafe Famous Karaoke merupakan hal yang tak patut. Ia mendesak kepada instansi terkait untuk segera menutup cafe yang diduga telah menyesatkan masyarakat itu. paw

 

Berita Gaya Hidup Lainnya