Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Cemburu,

Suami Bacok Selingkuhan Istri

SURABAYA (Realita) – Peristiwa pembacokan terjadi di depan BRI lama jalan Raya Dukuh Kupang.

Seorang pria bernama Malikan (37), dibacok seseorang saat mengendarai mobil Xenia warna hitam. Diduga, pembacoknya adalah suami dari perempuan yang sedang dipacari korban. Pembacokan ini sendiri terjadi pada Sabtu (10/12/2016) sekitar pukul 13.00 Wib. Saat itu, Malikan baru saja mengantarkan pacarnya di terminal lyn, Dukuh Kupang. Dekat Universitas Wijaya Kusuma. Sekitar setengah jam kemudian, Malikan menelpon pacarnya itu bahwa dirinya baru saja dibacok seorang pria yang diketahui bernama Aang. "Korban dibacok dibagian perut, cukup parah. Dibantu warga korban dibawa ke rumah sakit William Booth," kata Kanitreskrim Polsek Sawahan AKP Nanang Efendi saat dikonfirmasi Realita.co, Minggu (11/12/2016). Nanang mengatakan pihaknya baru mendapat laporan malam harinya. Pelapornya adalah pacar dari korban, yakni Fitri. Pelapor mengatakan bahwa pacarnya baru saja dibacok oleh suaminya sendiri. "Jadi setelah kita selidiki, si pelaku ini adalah suami dari Fitri," bebernya. Nanang juga mengungkapkan motif dari pembacokan tersebut adalah cemburu. Sebab, Aang disebut-sebut tidak terima dengan perlakuan Fitri yang meninggalkannya sebelum surat cerai resmi turun. "Hubungan pelaku dengan Fitri kurang harmonis, sudah mencapai talak 3," terangnya. Mantan Kanitreskrim Polsek Mulyorejo itu menjelaskan kurang lebih 3 tahun yang lalu, talak 3 itu diberikan pelaku kepada Fitri. Sejak itulah, Fitri diketahui menjalin hubungan asmara dengan Malikan. "Sudah pisah ranjang, tanpa kejelasan ternyata sudah punya pacar lagi," lanjut Nanang. Nah, Nanang menduga pelaku baru mengetahui istrinya yang belum resmi bercerai itu menjalin hubungan dengan pria lain akhir-akhir ini. Pelaku juga sudah mengintai dan membuntuti korbannya sebelum melakukan pembacokan. "Sudah diikuti, saat momennya pas baru beraksi," ujarnya. Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga mengatakan kronologi kejadian masih dalam penyelidikan polisi. Sebab, hingga kemarin polisi masih belum mendapat keterangan dari korban. "Masih dirawat intensif, jadi kami menunggu hingga korban bisa dimintai keterangan," jelasnya. Lulusan Akpol 1999 itu menuturkan polisi kini memburu pelaku yang diketahui bernama Aang. Dia mengakui masih kesulitan mengidentifikasi pelarian pelaku. Sebab, dari saksi mata di lapangan, diketahui pelaku hanya mengendari motor Scoopy tanpa nopol yang jelas. "Nanti kita coba koordinasikan dengan Pemerintah Kota, terkait CCTV di sekitar lokasi. Semoga besok sudah ada kejelasan identitas pelaku," harapnya.zain

 

Berita Kriminal Lainnya