Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Cewek Ini Berak dan

Haid di Atas Bendera ISIS

ALEXANDRIA (Realita) - Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) menjadi momok menakutkan bagi masyarakat dunia.

Aksi gila Aliaa bersama temannya.

Tapi itu tak berlaku bagi aktivis wanita Mesir, Aliaa Magda Elmahdy. Bersama teman-temannya yang sepaham, Aliaa malah buang air besar dan menstruasi di atas bendera ISIS. Aliaa selama ini dikenal sebagai aktivis wanita yang ekstrem saat beraksi dan menyuarakan aspirasinya. Meski berdarah Mesir, Aliaa selalu berunjuk rasa dengan telanjang bulat di depan umum dan mendeklarasikan diri sebagai Anti Islam. Nah,kini ISIS yang kena kenakalan Aliaa. Dilansir AlJazeera, Selasa (26/8), Aliaa berani mempertaruhkan nyawanya pada Sabtu pekan lalu dengan mengunggah sebuah foto menghina bendera ISIS di media sosial. Dan selama ini, ISIS juga dikenal berinavasi di media sosial. Dalam gambar tersebut, pegiat berusia 23 tahun itu terlihat menghadap kamera dalam posisi jongkok sambil menstruasi di atas bendera ISIS. Sementara seorang wanita lainnya, mengenakan jilbab hitam membelakangi kamera, juga terlihat jongkok dan buang air besar di atas bendera kelompok militan itu.

Aliaa Magda Elmahdy.

Aliaa mengunggah foto itu ke Facebook pada Sabtu pekan lalu dalam apa yang tampaknya menjadi protes terhadap kemajuan teror kelompok militan itu baru-baru ini di Irak utara dan Suriah, seperti dilaporkan the Times of Israel. Tepat di belakang kedua wanita itu terlihat senapan mesin kemungkinan terbuat dari plastik. Sementara wanita berjilbab tadi juga terlihat mengangkat jari tengahnya sambil diperlihatkan ke arah kamera. Kata IS juga terlihat ditulis pada perut Elmahdy. Media Arab ogah menerbitkan foto itu lantaran kata-kata "Tidak Ada Tuhan Selain Allah" tercetak di bendera Negara Islam (IS) itu. Aliia telah menerima ancaman pembunuhan dalam menanggapi unggahan terkait gambar itu.

Aliia bersama pacarnya.

Tapi ia juga memiliki ribuan pendukung yang telah menyatakan rasa terima kasih mereka kepada sang aktivis itu melalui media sosial. Aliia mengatakan kepada The Blaze dia akan memberikan penjelasan mengapa dia mengambil foto seperti itu. Ia mengklaim seni dan foto feminisnya merupakan teriakan terhadap aksi kekerasan, rasisme, seksisme, pelecehan seksual dan kemunafikan di dalam masyarakat. Dia juga dikenal karena melakukan protes terhadap agama pada umumnya. Facebook tampaknya telah menghapus foto itu beberapa kali atas pertimbangan kesusilaan. Meskipun gambar itu saat ini tidak bisa ditemukan di Facebook, Aliia memasang tautan ke versi yang kurang disensor dari gambar itu di situs LiveLeak. ma

 

Berita Internasional Lainnya