Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Cleaning Service Curi Perhiasan,

Alasannya Bikin Miris!

SURABAYA (Realita) - Muhammad Taufik kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di sel tahanan Polsek Wiyung.

Tersangka Taufik bersama barang bukti nota pegadaian emas yang dicurinya saat diamankan di Polsek Wiyung, Sabtu (11/11).

Pemuda 22 tahun yang bekerja sebagai tukang bersih-bersih rumah itu nekat "membersihkan" juga sejumlah perhiasan milik pelanggannya di sebuah rumah mewah di Graha Famili.

Kanitreskrim Polsek Wiyung AKP Sugimin menyatakan bahwa Taufik sudah dua kali mencuri di rumah tersebut. Dia beraksi kali pertama awal Maret lalu. Saat itu Taufik berhasil mengambil sebuah gelang amas. Aksi keduanya dilancarkan dua minggu kemudian. "Nyolong lagi satu liontin dan kalung emas," katanya.

Sejak saat itu Rifa (korban) melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wiyung. Dia mencurigai Taufik dan seorang rekannya sebagai pencuri. Alhasil, polisi langsug melakukan penyelidikan. Awal September lalu polisi baru mendapatkan temuan.

Mereka memperoleh informasi bahwa sejumlah barang curian senilai Rp 21 juta itu digadaikan ke rekan pelaku. Tanpa banyak basa-basi, 4 November lalu Taufik dicokok di rumahnya di kawasan Jatipurwo, Semampir.

Saat penggeledahan, polisi menemukan satu nota pegadaian kalung emas beserta liontinnya. Kepada polisi, Taufik mengaku mendapatkan uang Rp 10 juta. "Ngakunya sih buat berobat anaknya yang baru lahir, katanya sakit. Tapi kami belum kroscek," ujar sugimin.zain

 

Berita Kriminal Lainnya