Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Cokok Pengedar Pil Koplo

saat Tidur di Kos

SURABAYA (Realita) - Unit Reskrim Polsek Karangpilang meringkus seorang pengedar dan pemakai pil double L alias pil koplo.

Tersangka Purnomo, pengedar pil double L alias pil koplo saat diamankan di Polsek Karangpilang, Selasa (13/2). (Ist/Realita.co).

Dia adalah Purnomo alias Jibol. Sedang pemakainya yaitu Dede Rustam. Dari tangan keduanya, polisi menyita barang bukti tiga klip plastik berisi pil double L sebanyak 124 butir.

Kapolsek Karangpilang Kompol Noerijanto menjelaskan, kedua tersangka diamankan pada Sabtu (10/2) di lokasi yang berbeda. Dede diamankan di depan PT karoseri Jalan Mastrip, Kedurus, Karangpilang saat melakukan operasi atau cipta kondisi. Sedangkan Purnomo diamankan di rumah kosnya di kawasan Karangpilang.

"Awalnya kami sedang melakukan giat atau operasi di Jalan Mastrip. Kami kemudian melihat tersangka Dede mengendarai motor dengan gerak-gerik yang mencurigakan. Dia lalu putar balik dan dikejar oleh anggota," terang Noerijanto kepada wartawan, Selasa (13/2).

Laju motor Dede kemudian berhasil dihentikan. Lelaki berusia 30 tahun itu lantas digeledah. Dari jok motor hingga saku celananya. "Nah, pada saat kami geledah saku celananya itu, kami menemukan satu klip plastik yang berisi pil double sebanyak 24 butir," tambahnya.

Tersangka Dede langsung diinterogasi di TKP. Kepada polisi, dia mengaku jika pil tersebut baru diambilnya dari seorang pengedar bernama Purnomo di kawasan Kedurus. Tanpa pikir panjang, Dede langsung dikeler ke tempat Purnomo.

Setibanya di rumah kos Purnomo, polisi langsung menyergapnya. Dia saat itu sedang tidur. "Kami langsung geledah kamar kos tersangka. Dan benar, saat kami membuka lemari, kami menemukan dua klip plastik yang berisi pil double L sebanyak 100 butir. Pil itu disembunyikan di tumpukan baju," jelas Noerijanto.

Bersama barang bukti tersebut, Purnomo dan Dede segera digelandang ke Mapolsek untuk diperiksa lebih lanjut. Dalam penyidikan, Purnomo mengaku baru mengedarkan pil haram tersebut baru kedua kalinya. Pil itu diedarkan hanya dikalangan teman-temannya.

"Kalau ada yang pesan baru saya ambil (belanja) pak. Ada teman saya di Kediri yang nyiapin. Biasanya sekali ambil nyampai 500 butir," ucap pria berusia 34 tahun asal Kediri itu.

Ditempat yang sama, Kompol Noerijanto menambahkan, bahwa pihaknya masih akan mengembangkan kasus ini. Pihaknya akan memburu bandar berinisial AP yang menyuplai pil double L terhadap tersangka Purnomo.

"Anggota saat ini masih melakukan penyelidikan untuk memburu pemasoknya. Semoga segera dapat kami amankan," tandas mantan Kapolsek Tegalsari ini.zain

 

Berita Kriminal Lainnya