Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Conte Selevel Mourinho,

Ancelotti dan Pellegrini

BROMWICH (Realita) - Vini, vidi, vici.

Skuad Chelsea bersuka cita merayakan kemenangan mereka di Liga Inggris, Sabtu (13/5).

Saya datang, saya lihat, saya menang. Itulah  ungkapan yang pas untuk pelatih Chelsea, Antonio Conte, yang membawa klubnya juara pada musim perdananya melatih.

Sebuah pencapaian yang impresif, walau bukan yang pertama. Chelsea memastikan gelar Liga Inggris musim 2016-2017 setelah menang 1-0 melawan West Bromwich Albion di Stadion The Hawthorns, Jumat (12/5/2017) waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB.

Dengan 87 poin, The Blues menyegel titel mereka lewat gol tunggal Michy Bathsuayi pada menit ke-82. Mereka sudah tidak terkejar oleh Spurs yang memiliki tiga pertandingan tersisa. Gelar ini seolah menjawab ekspektasi manajemen Chelsea saat menunjuk Conte sebagai pelatih. Dia punya kewajiban membenahi The Blues yang hancur-hancuran pada musim 2015-2016.

Akhir musim Conte dan Chelsea sebenarnya sudah bisa ditebak sejak tiga bulan pertama Liga Inggris. Mereka langgeng menguasai puncak klasemen sejak pekan ke-11. Hingga pekan ke-36, tim asal London tersebut mengoleksi 28 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 5 kali kalah.

Namun, sebelum Conte, sudah ada tiga pelatih lain yang sanggup menaklukkan Liga Inggris pada musim perdana mereka sebagai pelatih.

Ada dua eks pendahulu Conte di Chelsea serta mantan arsitek Manchester City, Manuel Pellegrini. Jose Mourinho adalah pelatih pertama yang sanggup mencapai target juara pada musim perdananya.

Datang dari FC Porto pada 2004, The Special One membawa Chelsea juara pada akhir musim 2004-2005. Kiprah Mourinho ketika itu pun mengesankan. Dia membawa Frank Lampard dkk memenangi 29 laga dan hanya satu kali kalah serta sisanya delapan kali imbang. Alhasil, Chelsea finis dengan 95 poin.

Gap dengan Arsenal di peringkat kedua pun jauh, 12 poin. Prestasi serupa diulangi pelatih Chelsea era 2009-2010, yaitu Carlo Ancelotti. Baru semusim menjabat, Ancelotti meraih trofi Premier League pada akhir masa kompetisi.

Selisih poin Chelsea dengan Man United kala itu memang tidak semencolok Chelsea-nya Mourinho.

Chelsea finis dengan poin 86, beda satu poin dengan Setan Merah. Namun, Chelsea versi Don Carlo sangat "murah hati" untuk urusan mencetak gol. Mereka menggelontorkan 103 gol dan hanya kebobolan 32.

Terakhir sebelum Conte adalah Manuel Pellegrini. Pelatih asal Cile ini datang menggantikan Roberto Mancini di Manchester City yang dipecat musim sebelumnya. Penunjukan Pellegrini ketika itu terbukti tepat. Dia membawa Manchester City menjauh dari kejaran Liverpool dan Arsenal dalam perebutan titel domestik kala itu.

Setelah naik turun dari posisi dua dan tiga klasemen dari pekan ke-24 hingga pekan ke-35, Sergio Aguero dkk merangsek naik ke posisi pertama dari pekan ke-36 dan menutup pekan ke-38 sebagai juara Liga Inggris. mas

 

Berita Olah Raga Lainnya