Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Dari New York,

Risma Bawakan Gantungan Kunci buat Bonek

SURABAYA (Realita)- Seperti kebanyakan pelancong, saat berada di New York, Amerika Serikat, Wali Kota Surabaya,  Tri Rismaharini menyempatkan diri berbebelanja oleh-oleh.

Risma mengunjungi rumah Diana Muljono Putri, desainer muda yang namanya telah mendunia setelah meraih penghargaan di Couture Fashion Week di New york Amerika Serikat.

Tak hanya itu, dalam kesempatan berharga itu, Wali Kota perempuan pertama di Surabaya ini menjelajahi setiap sudut kota untuk menggali inspirasi yang dapat diterapkan untuk Kota Surabaya dan warganya.

Di New York pada 27 Oktober-2 November 2017, Risma berkesempatan menerima penghargaan Global Green City untuk Surabaya dari Global Forum on Human Settlements. Di sana, Risma juga memborong aneka suvenir Kota New York untuk referensi warga Surabaya yang berkecimpung di bisnis industri kreatif.

Setidaknya ada tiga tempat di New York yang dikunjungi Risma untuk berburu suvenir, yaitu Patung Liberty, Chelsea Market, yang boleh dibilang pasar tradisionalnya New York, serta toko suvernir di markas pusat Perserikatan Bangsa-Bangsa . Alhasil, koper rombongan pun bertambah untuk memuat suvenir-suvenir tersebut.

Di Patung Liberty, selama sekitar satu jam Risma mengubek-ubek sebuah paviliun untuk melihat-lihat dan berbelanja suvenir. Pernak-pernik yang lucu, menarik, dan cocok dikembangkan di Surabaya langsung dia masukkan ke tas belanja.  Menariknya, Risma tak lupa membawakan oleh-oleh buat Bonek.

"Ini nanti anak-anak suruh bikin yang kayak gini buat bonek. Dikasih simbolnya bonek. Anak anak bonek pasti mau beli," tutur Risma sambil memegang-megang gantungan kunci sepatu kecil bergambar Patung Liberty. Bonek adalah sebutan bagi suporter klub sepak bola Surabaya, Persebaya.

Risma mengatakan suvenir itu nantinya juga akan dia bawa saat road show ke kelompok-kelompok Pahlawan Ekonomi di kampung-kampung di Surabaya. Pahlawan Ekonomi adalah program untuk kalangan ibu-ibu agar pendapatan rumah tangga mereka meningkat.

Menurut Risma, selama ini kendala utama ada pada ide menciptakan produk-produk yang kreatif dan laku dijual. Sedangkan mesin dan bahan-bahan lokal sudah banyak tersedia di Surabaya. "Sekarang untuk ibu-ibu itu sudah saya bikinkan. Ada yang sudah bisa suplai ke toko babies," ucap Risma.

Saat berbicara di depan forum GFHS, yang diikuti oleh para wali kota, perusahaan, dan individu dari berbagai negara, Selasa, 31 Oktober 2017, Risma juga mengangkat program Pahlawan Ekonomi sebagai salah satu kesuksesan kota yang dia pimpin. Ibu-ibu di kampung tidak hanya diberi pelatihan membuat produk, tapi juga akses ke pasar.

"Untuk memperbaiki ekonomi lokal, kami menginisiasi program Pahlawan Ekonomi dengan target perempuan. Bahkan produknya ada yang sudah diekspor ke luar negeri," kata Risma.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kampung-kampung di Surabaya adalah fokus pembangun karena 50 persen wilayah Surabaya berupa kampung. Kampung itu dulu identik dengan kekumuhan, kemiskinan, dan tingkat kriminalitas yang tinggi.nov/ik

 

Berita Internasional Lainnya