Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Demam Berburu Telolet

Sudah Membahayakan Nyawa

MOJOKERTO (Realita) - Suasana demam berburu suara klakson bus 'Telolet' mulai menjalar hingga di daerah.

Kapolsek Trowulan Kompol Moh Sulkan saat mendatangi para pemburu Telolet untu tidak di tengah median jalan.

Tak terkecuali, di wilayah Kabupaten Mojokerto. Belasan bocah dan ABG nekat berdiri diatas median jalan, tepatnya di Jalan Raya Trowulan, Jum'at (23/12/2016).  Dengan cara memegang kertas putih bertuliskan 'Om Telolet Om', mereka tak henti-hentinya menyuarakan Om Telolet Om saat bus melintas.

Kendati sangat membahayakan bagi keselamatan para pemburu suara Telolet, namun bocah lugu itu tampak semangat dan bersabar menunggu datangnya bus yang melintas. Lucunya, bukan hanya bus saja yang ditunggu untuk diminta membunyikan Telolet, namun sejumlah truk gandeng serta truk tengki pertamina juga diminta untuk membunyikan klakson Telolet.
Pantauan Realita.co di jalur cepat Trowulan - Jombang, mereka sangat ceria dan jingkrak-jingkrak ketika sopir bus membunyikan klakson Telolet. Tanpa dikomando, para pemburu Telolet ini tampak menikmati. Hanya saja, keceriaan itu sangat membahayakan bocah yang mayoritas masih duduk dibangku SD, terlebih mereka berdiri di tengah median jalan. Apalagi seluruh kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi di dua jalur tersebut.
"Saya dan teman-teman disini ini berburu Telolet, dari jam 1 siang tadi , hingga jam 4 sore dapat Telolet sebanyak 4 kali. Caranya ya kita teriaki bus-bus yang melintas dengan ucapan Om Telolet Om, Om Telolet Om," kata Reza Maulana Ramadhan, siswa kelas 4 SDN, kepada Realita.co disela-sela menunggu bus melintas.
Reza mengaku, berburu Telolet ini hanya untuk mengisi waktu luang saat liburan. Bersama rekan-rekannya, Reza sudah dua hari berburu suara Telolet, sehari setelah Om Telolet Om jadi Viral disemua media sosial. "Jika sopir bus tidak membunyikan klakson Telolet, kita ya kecewa banget," cetusnya.
Pandangan yang sama juga terlihat di Jalan Raya Brangkal-Sooko, belasan pelajar SD serta mahasiswa kesehatan berburu Telolet. Namun, di jalur Nasional ini, mereka berdiri di tepi jalan, tidak memilih di tengah median jalan. Seperti yang diungkapkan, Rizki JM. Ia mengaku bergabung dengan adik-adik SD ini untuk berburu Telolet. Hanya dalam 2 jam, ia telah mendengarkan suara Telolet sebanyak 12 kali.
"Tentunya kita senang sekali, apalagi saat ini musimnya Om Telolet Om. Selain mendapatkan kepuasan tersendiri saat mendengar bunyi klakson Telolet. Kami juga abadikan dengan merekam setiap bus yang membunyikan Telolet Telolet," ujar dia.
Sementara itu, maraknya pemburu Telolet terutama bagi anak-anak ditepi jalan maupun di tengah median jalan. Mendapatkan atensi dari jajaran kepolisian. Terbukti, belum genap 2 jam berburu suara Telolet, para bocah itu harus gigit jari. Sebab, keberadaan mereka di tengah median jalan sangat membahayakan keselamatannya dan harus bubar.
Kapolsek Trowulan, Kompol Moh Sulkan yang mendatangi kerumunan bocah pemburu Telolet, menghimbau agar anak-anak pemburu Telolet tidak berdiri di tengah median jalan. Menurutnya, jalur cepat baik dari arah Surabaya maupun dari Jombang.
"Ya ini kan wajar mereka berburu Telolet karena lagi booming. Namun demikian, apa yang dilakukan adik-adik ini sangat membahayakan. Karena ini jalur nasional dan kendaraan sangat cepat," tegasnya.
Meski berburu Telolet dipinggir jalan raya, bagi Sulkan tetap membahayakan. Untuk itu, pihaknya menghimbau agar adik-adik tidak berburu Telolet di jalur cepat ini dan bisa mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. ujeck

 

Berita Internasional Lainnya