Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Dewan Minta Dinkes KB

Segera Akreditasikan Semua Puskesmas

MADIUN (Realita) - Kalangan wakil rakyat di DPRD Kota Madiun geleng-geleng kepala setelah mengetahui lima dari enam Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Madiun urung mengantongi sertifikat akreditasi dari Komisi Akreditasi Nasional.

Ketua DPRD Kota Madiun, Istono.

Padahal, akreditasi untuk menunjukkan tingkat kelayakan sebuah Puskesmas dalam memberikan pelayanan.

"Waduh tak bisa dipandang sepele terkait status Puskesmas yang belum terakreditasi. Menurut saya status akreditasi bagi Puskesmas itu

lebih menunjukkan tingkat kelayaan sebuah Puskesmas untuk memberi pelayanan,"kata Ketua DPRD Kota Madiun, Istono.

Politisi Partai Demokrat ini menilai, Puskesmas sangat perlu memiliki akreditasi. Dengan akreditasi, maka tingkat kepercayaan masyarakat
didalam pelayanan maupun manajemen Puskesmas dipastikan bisa meningkat.

 "Karena standar pelayanan bagi Puskesmas yang sudah terakreditasi sudah benar-benar terukur. Bahasa sederhananya, akreditasi itu
pengakuan oleh lembaga yang berwenang,"ujarnya.

Sehingga Istono mendesak Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) untuk segera mengatur manajemen, agar dapat
mengantongi sertifikat akreditasi sebagaimana dimanahkan oleh UU 24 Tahun 2011, tentang BPJS dan JKN, agar pelayanan kepada masyarakat
semakin prima.

"Kami mendesak agar Dinas terkait segera mewujudkan hal itu, sejalan dengan program pelayanan kesehatan di tahun 2017 masuk prioritas
kegiatan,"tandasnya.

Hal senada juga dikatakan Ketua Komisi II, Ngedi Trisno Yhusanto. Menurutnya, akreditasi merupakan tantangan global yang sangat penting
dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Harapan kami tahun 2018 harus sudah akreditasi semua. Karena mau tidak mau, akreditasi ini penting untuk meningkatkan pelayanan dan kualiatas manajemen. Sebenarnya akreditasi ini sebagai standar ukuran
pelayanan Puskesmas,”katanya.

Lebih lanjut dikatakan, selama ini kualitas pelayanan Puskesmas di Kota Madiun memang masih dianggap kurang optimal. Ia seringkali
mendapatkan keluhan dari masyarakat terkait dengan pelayanan. “Saya masih menemukan beberapa SDM yang kurang melakukan komunikasi. Kalau bicara angka baru 7 lah nilainya. Kalau sudah akreditasi bisa dibilang 9,”ujarnya.

Sementara, Kepala Dinkes dan KB, Agung Sulistya Wardhani kembali memberikan klarifikasi kepada media. Jika sebelumnya ia mengaku, baru
Puskesmas Tawangrejo terakreditasi. Namun hari Senin (9/1/2016) kemarin, pengumuman sertifikat akreditasi baru diterima kepada Puskesmas
Manguharjo dan Demangan. “Baru Senin kemarin dua Puskesmas pengumuman
akreditasinya keluar,”katanya.

Lantas bagaimana dengan Puskesmas Banjarejo, Oro-oro Ombo dan Patihan yang belum mendapat sertifikat akreditasi? Wardhani menjelaskan, saat
ini tiga Puskesmas itu sudah diusilkan Akreditasi dan sudah disurvey tim Akreditasi. Saat ini ia masih menunggu pengumuman dari lembaga
Akreditasi. “Yang tiga sudah disurvey. Kita masih menunggu pengumuman,”tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, status akreditasi diterima Puskesmas Tawangrejo tahun lalu. Sementara untuk Puskesmas Manguharjo dan Demangan baru menerima akreditasi Madya Senin (9/1/2016) kemarin. paw


 

Berita Layanan Publik Lainnya