Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Di Twitter,

Habib Rizieq Diancam Akan Dibunuh

SURABAYA (Realita)- Netizen  dihebohkan oleh cuitannya seseorang berinisial NS, Sabtu (29/4/2017).

Cuitan di Twitter yang mengancami akan membunuh beberapa tokoh di Indonesia.

Dalam akunnya di Twitter, NS mengunggah ancaman untuk menghabisi pentolan FPI Muhammad Rizieq Shihab.

Tak hanya Rizieq, NS juga mengungkapkan keinginan untuk menghabisi anggota DPD RI Fahira Idris; tersangka penyebar ujaran kebencian Buni Yani; Wakil Ketua DPR Fadli Zon; dan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Dalam cuitan unggahannya, NS menyatakan bersedia ikut “urunan” kalau ada seseorang atau kelompok yang bersedia menghabisi tokoh-tokoh tersebut.

Setelah tulisannya viral, Fahira Idris dan Buni Yani merespons pernyataan NS tersebut. Akhirnya, NS diklaim sudah meminta maaf melalui linimasa Twitter miliknya.

Sementara ketika diverifikasi di Twitter, Minggu (30/4), akun milik NS tak lagi bisa ditemukan.twi

 

Berita Sains Lainnya