Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Dianiaya Senior saat Ospek,

4 Mahasiswa Masuk RS

AMBON (Realita) - Kekerasan di lingkungan pendidikan masih terus terjadi.

Empat mahasiswa baru di Politeknik Perikanan Kota Tual, Maluku Tenggara, dilarikan ke Rumah Sakit karena pingsan saat mengikuti orientasi pengenalan kampus (ospek). Empat mahasiswa baru itu dilarikan ke Rumah Sakit Karel Satsuitubun. Mereka diduga menjadi korban kekerasan para mahasiswa senior saat ospek karena terdapat luka lebam di sejumlah bagian tubuh. Maria Lutur, salah satu mahasiswa yang menjadi korban penganiayaan, mengaku mereka disuruh menunduk ke lantai. Setelah itu, para senior menginjak bagian kepala, pinggang dan kaki seluruh mahasiswa baru dengan kasar. Hingga kini, para orang tua korban sudah mendatangi kampus Politeknik Perikanan. Namun, mereka belum bisa menemui satu pun pejabat maupun pengajar di kampus tersebut. Para orang tua korban juga akan melaporkan penganiayaan di dalam kampus yang dialami anak-anak mereka ke kepolisian. (bb)

 

Berita Kriminal Lainnya