Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Dibanding Daerah Lain,

Izin Cerai Guru di Gresik Minim

GRESIK (Realita) - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menjelaskan bahwa pengaduan dan pengajuan izin cerai guru di Gresik sangat jarang.

Sambari Halim.

Hal ini disampaikan oleh Sambari ketika menerima kunker oleh Staf ahli bidang Pendidikan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Ruang Graita Eka Praja, Kamis (6/4).

Pernyataan Bupati ini terkait pertanyaan Staf ahli bidang Pendidikan Apkasi Himatul Hasanah yang membandingkan beberapa daerah lain di luar Gresik yang rata-rata ada 2 sampai 5 guru yang mengajukan izin cerai dalam setiap bulan. “Keadaan ini saya temukan ketika saya melakukan kunjungan kerja ke beberapa daerah” ujarnya.

Himatul Syarifah juga menyampaikan adanya kecenderungan beberapa daerah kabupaten yang mengaku kekurangan guru. “Sebetulnya dari data Kementerian Pendidikan jumlah perbandiungan guru dan murid di suatu daerah, yaitu satu banding lima belas. Hal ini lebih dari cukup karena ukuran ideal adalah satu banding 20. Namun beberapa daerah menyatakan kekurangan guru. Hal ini yang akan kami komunikasikan dengan pihak pusat” katanya.

Sementara di Gresik menurut Bupati Sambari, jumlah semua guru ada sekitar 16.000, sedangkan jumlah seluruh murid SD sampai SMTA di Gresik mencapai 189.000. “Jumlah guru di sini kami anggap cukup. Kami juga punya angan-angan bila guru-guru terbaik ini akan saya mutasikan ke sekolah yang baru berkembang, agar nantinya sekolah tersebut bisa lebih maju”, papar Sambari.

Bupati juga menyatakan bahwa sejak alih kelola sekolah SMTA ke Pemerintah Propinsi, maka pihaknya kesulitan menata pendidikan di tingkat SMTA ini. “Padahal yang lebih tahu keadaan daerahnya adalah Pemerintah Daerah setempat. Hal demikian menurut kami kurang optimal untuk kemajuan pendidikan” tandas Sambari.

Beberapa hal juga disampaikan bupati sebagai pembanding dengan pembangunan pendidikan kabupaten yang lain. Bupati saat itu didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Gresik, Mahin, Kepala BKD Gresik Nadhif, Asisten I, Indah Sofiana serta beberapa perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta beberapa perwakilan dari Dewan Pendidikan dan PGRI Gresik.  

Banyak hal yang disampaikan mulai dari prestasi, baik akademik atau non akademik. Berbagai capaian program serta anggaran Pendidikan, serta Pendidikan khusus untuk anak berkebutuhan khusus (ABK). dik

 

Berita Ekonomi Bisnis Lainnya