Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Dibully Soal KPK,

Mega : KPK Yang Buat Saya Lho

JAKARTA (Realita) - Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri ternyata menyadari kerap menjadi korban bully di media sosial.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri

Fakta itu diungkapkannya saat pidato sebagai keynote speaker bedah buku 'Revolusi Pancasila'. "Saya ini naik turun, naik turun, kemarin-kemarin di-bully, terus kemarin diangkat," kata Mega di JCC Senayan, Selasa (27/10/2015).Ketua Umum PDIP ini mengungkapkan, terakhir dirinya dipuji karena diberi gelar doktor di Korea Selatan. "Ya saya dapat gelar doktor tiga. Apalah arti gelar bagi saya tanpa pengabdian bagi bangsa," ujarnya. Mega pun menceritakan pengalamannya saat diberi penghargaan di Korea Selatan. Dubes RI Korea Selatan pun menyatakan, bahwa Korea Selatan sangat menghargai Mega. Salah satu contohnya, saat Mega disambut di Korea, Mega dijemput oleh mobil jenis mercy 600. Pihak Korea Selatan pun meminta izin untuk mengibarkan bendera merah putih. "Mercy 600 kayak apa ya, karena saya enggak ngerti mobil. Semua mobil bagus menurut saya. Saya mau nanya malu, tapi waktu saya lihat, itu mobil gede ya," ujarnya. "Apa maksudnya, bukan untuk sombongkan diri. Aneh saya didalam negeri banyak yang bully saya kenapa ya, saya nanya adek-adek ini, biasalah itu, buat apa, ya kepentingan politik lah," tuturnya. Mega juga mengingat saat dirinya diberitakan miring, karena dituduh menyarankan membubarkan KPK "Ngapain saya di bully soal KPK. KPK itu saya yang buat lho," tandasnya

 

Berita Nasional Lainnya