Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Diduga Dipukul Palu,

Pedagang Kelontong Tewas di Tokonya

KEDIRI (Realita)- Warga jl.

Kondisi korban saat ditemukan dengan kondisi kepala berdarah.

Angsa RT 02 RW 02 Desa Canggu Kecamatan Badas Kabupaten Kediri jadi  korban keganasan  perampok. Adalah Binti Nafi'ah (38), pedagang kelontong yang tewas seketika usai dipukul menggunakan palu.

Dari keterangan  Abdul Kholik (43) suaminya, peristiwa pembunuhan berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, istrinya tengah tertidur di dalam kios toko, dan lokasi toko berada dalam satu bangunan rumah, tapi  di depan, sebelah kanan ruang tamu.

Tiba-tiba ada seorang pria masuk ke kios. Pelaku membawa sebuah palu. Kehadiran pelaku membuat korban terkejut. Pelaku langsung memukulnya menggunakan palu. Senjata pelaku tepat mengenai punggung korban hingga terkapar.

Pemukulan tersebut sempat disaksikan oleh anak korban SM, kelas dua Madrasah Ibtidaiyah (MI). Tetapi SM langsung diancam pelaku.

"Anak saya yang kedua melihat peristiwa itu. Tetapi dia diancam. Dia disuruh tidur. Tetapi anak saya pura pura tidur dan melihat pelaku," ujar Abdul Kholik di rumahnya, Sabtu (9/6//2018).

Setelah menghabisi korban, pelaku sempat mengambil beberapa barang dagangan. Di antaranya adalah rokok. Setelah itu, pelaku kabur melalui jalan semula di belakang rumah korban.

Usai pelaku pergi, SM menghampiri ibunya. SM menyangka sang ibu masih hidup. SM berusaha membangunkan. Tetapi korban ternyata sudah meninggal dunia. Dari mulut dan hidung korban keluar darah.

Seketika, SM berlari menuju ke rumah pamannya yang berada di belakang rumahnya. Dia langsung memberitahu bahwa ibunya meninggal dunia dibunuh oleh seorang pencuri. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke Polsek Pare.

Anggota polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP. Petugas menemukan sebuah dompet di halaman belakang rumah korban. Diduga barang tersebut milik korban yang dibawa pelaku.

Bripka Yani, Kasie Humas Polsek Pare membenarkan kejadian ini. Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Untuk mengetahui penyebab kematian korban, jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri untuk dioutopsi.

"Kami masih menyelidikinya. Beberapa orang kita mintai keterangan," ujar Bripka Yani.aka

Polisi sibuk melakukan olah TKP.
 

Berita Kriminal Lainnya