Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Diduga Gelapkan Uang Rp 400 Juta,

2 Wanita Diamankan Polisi

SURABAYA (Realita) - Ambar R (42), warga Karangrejo Surabaya dan Heni S (42), asal Manukan Lor Surabaya harus berurusan dengan polisi.

Pasalnya, kedua wanita ini diduga menggelapkan uang toko material bangunan tempatnya bekerja senilai Rp 400 juta. Kedua wanita itu kini mendekam disel Polrestabes Surabaya guna penyelidikan lebih lanjut. Aksi ini bermula saat kedua pelaku bekerja di UD Tri Tunggal Jaya Jalan Raya Darmo Permai Surabaya. Sejumlah tagihan dari pemesan barang yang diterima kedua pelaku tidak disetorkan ke toko, tetapi dipakai untuk kepentingan pribadi. Jengkel atas perbuatan kedua tersangka, Titus Triono pemilik toko melaporkannya ke Polrestabes Surabaya. "Ini penggelapan dalam jabatan. Uang yang seharusnya diserahkan ke toko, ternyata dipakai sendiri," sebut Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Agung Pribadi, Kamis (27/10/2016). Dua tersangka diketahui melakukan penggelapan uang milik toko sejak Januari sampai Agustus 2016. Modus yang digunakan, uang yang seharusnya disetorkan ke UD Tunggal Jaya, ternyata tidak diserahkan oleh tersangka. Nilanya mencapai lebih dari Rp 400 juta. Padahal, uang dari pemesan material bangunan, seperti semen dan bahan bangunan lain sudah diserahkan ke dua wanita itu. "Kami sudah mengamankan tersangka. Kami terus melakukan penyidikan kasus ini," kata Agung. Saat diperiksa oleh penyidik, tersangka mengaku melakukan penggelapan uang milik tempat kerja, lantaran sedang membutuhkan uang banyak untuk keperluan rumah tangganya. Kini kedua tersangka diancam dengan pasal 374 dan 372 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.zain

 

Berita Kriminal Lainnya