Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Dinsos Surabaya Punya Jurus

Baru Dongkrak Ekonomi Eks Lokaliasasi

SURABAYA (Realita)- Pemkot Surabaya memiliki “jurus baru” dalam penanganan masyarakat yang terkena dampak penutupan lokalisasi.

Jumpa pers Dinas Sosial di Kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Jumat (19/5/2017).

Utamanya dalam kaitan pemberdayaan ekonomi. Tahun ini, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya punya program “Campus Goes to Kampung”.

Sesuai namanya, dalam program ini, Dinsos bersinergi dengan beberapa perguruan tinggi (kampus) di Surabaya untuk secara bersama fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat di kampung atau kawasan eks lokalisasi. Tidak sekali ini, Dinsos bersinergi dengan kampus.
Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinsos Kota Surabaya, Rosalia Retno Bintarti mengatakan, untuk saat ini ada empat perguruan tinggi di Surabaya yang ikut terlibat dalam program Campus Goes to Kampung ini. Empat kampus tersebut yakni ITS, Unair, Untag dan UK Petra. 
“Jadi kampus-kampus ini fokus pada pemberdayaan masyarakat di kawasan eks lokalisasi sesuai keahlian masing-masing. Setelah melakukan survei, saat ini mereka fokus di kawasan eks lokalisasi Dolly karena di sana yang terbesar dari beberapa kawasan eks lokalisasi di Surabaya,” tegas Rosalia ketika jumpa pers di Kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Jumat (19/5/2017).
Rosalia mencontohkan, untuk ITS fokus pada penelitian yang bisa membantu UKM di kawasan Putat Jaya. Sementara Untag lebih pada pemberian pelatihan keterampilan usaha kepada warga. Dan UK Petra condong untuk fokus pada kondisi sanitasi dan keindahan kawasan tersebut melalui program WC komunal dan mural. “Kalau Unair memberikan pelatihan manajerial pembukuan,” jelas dia.
Selain Campus Goes to Kampung, Rosalia menyebut Dinsos juga punya program Social Action and Sharing (SAS) yang merupakan rangkaian dari kegiatan Dolly Saiki Fest yang dibuka Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini pada akhir pekan lalu. Program SAS ini akan hadir setiap Sabtu pada setiap pekan. Nantinya, Dinsos akan memberi penjelasan kepada masyarakat tentang program-program Dinsos di mana masyarakat bisa ikut berperan aktif. 
“Setiap Sabtu kami keliling di Dolly untuk sharing program yang bisa diakses warga. Contohnya penanganan orang yang terlantar. Bila jenengan menemukan orang terlantar di jalan, bisa kontak ke Dinsos dan akan kami tindaklanjuti,” sambung dia.
Selain penanganan orang terlantar dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), Dinsos Kota Surabaya punya program isbat nikah yang diperuntukkan bagi  pasangan yang masih menikah siri agar memiliki akta nikah sehingga anaknya juga bisa punya akta lahir. Dinsos juga punya program beasiswa bagi anak Surabaya yang berprestasi dan dari keluarga kurang mampu. Ada banyak beasiswa yang disediakan, dari mulai melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi hingga paket pendidikan pelatihan selama 7-8 bulan agar yang bersangkutan memiliki “nilai lebih” untuk bekerja. Serta ambulance gratis via nomor 112 dan program permakanan.
Program Campus Goes to Kampung ini mendapat apresiasi positif dari pihak kampus. Setiawan dari Pusat Studi Potensi Daerah dan Pemberdayaan Masyarakat ITS mengatakan, program ini selaras dengan salah satu kewajiban kampus, yakni tugas pengabdian kepada masyarakat. Karenanya, ITS menyambut baik sinergi dengan Dinsos untuk berbuat kepada masyarakat. 
“Untuk pengabdian di masyarakat ini, kami punya ring I yakni tiga kelurahan di dekat kampus dan ring 2 di Surabaya kami fokus di eks lokaliasi Dolly dulu. Kami menggali potensi masyarakat, apa usaha yang dimaui yang berdampak pada peningkatan ekonomi,” ujar Setiawan.
Secara konkret, Setiawan menyebut akan mencoba mengembangkan UMKM yang tengah tumbuh di Putat Jaya. Semisal batik, pihaknya akan membuat bank desain batik. Lalu keripik SamiJali. Dia menyebut dari sisi packing sudah bagus. 
"Tapi kendala nya untuk pengering ketika musim hujan. Kami akan bantu alat untuk pengeringan. Ini sedang dirancang yang cocok alatnya apa. Yang jelas alatnya nggak pakai listrik tetapi cukup elpiji agar terjangkau,” jelas Setiawan.nov    

 

Berita Layanan Publik Lainnya