Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Diobrak Aparat,

Karaoke dan Lokalisasi Sepi Pengunjung

MOJOKERTO (Realita) - Detasemen Polisi Militer (Denpom) 5/2 Mojokerto, terus melakukan operasi penegakan dan penertiban (Gaktib) ke sejumlah tempat hiburan karaoke dan lokalisasi, Jumat (20/03/2015) dini hari.

Di sebuah room, petugas menemukan ada pengunjung yang ditemani purel.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan dan keresahan masyarakat. Operasi dengan sandi 'Waspada Wira Clurit 2015' ini melibatkan aparat gabungan TNI/Polri dan Satpol PP Kabupaten dan Kota Mojokerto ini. Aparat gabungan menyisir sejumlah tempat hiburan karaoke. Di antaranya Graha Poppy Pub dan Karaoke, di Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Sinta Cafe di Jalan Raya By Pass Jampirogo, Sooko serta Sunpalace Hotel dan Karaoke di Trowulan. Selain lokasi hiburan karaoke, petugas juga menyisir lokalisasi Balong Cangkring, Kelurahan Miji, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Sementara dalam operasi Gaktib itu, Denpom mengerahkan sebanyak 70 petugas gabung. Pantauan Realita di sejumlah lokasi sasaran operasi, petugas tak menemukan satupun anggota TNI AD yang berada di tempat hiburan maupun di lokalisasi. Petugas hanya memeriksa kartu identitas pengunjung. Seperti yang dilakukan Sunpalace Hotel dan Karaoke, petugas hanya melihat tiga pemuda sedang asyik karaoke di satu room. Anehnya, dari 24 room yang ada di Sunpalace, hanya satu room yang tampak digunakan pengunjung. Sedangkan lainnya kosong dan kondisi pintu terbuka. "Di sini memang ada 24 room, tapi sekarang sudah sepi," kata salah satu waiters Sunpalace yang menolak namanya dipublikasikan. Hal yang sama juga terjadi, di Sinta Cafe. Di sini, petugas hanya menemukan 3 orang laki-laki dan dua purel. Padahal saat hari-hari sebelumnya, Sinta Cafe selalu dipenuhi pengunjung. "Mohon maaf bapak, bisa ditunjukkan kartu identitasnya," kata salah satu anggota Denpom.

Dandenpom Letkol CPM Moh Sawi.

Usai dari tiga lokasi hiburan karaoke tersebut, petugas bergeser ke lokalisasi Balong Cangkring yang berada dibawah naungan Yayasan Majapahit. Lokalisasi yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu terlihat lenggang dan sepi pengunjung. Bahkan, saat puluhan petugas melakukan pengecekan di seluruh wisma, banyak kamar terbuka. Sedangkan para PSK hanya duduk santai di ruang tamu. "Beberapa Minggu ini mulai sepi, ya kemungkinan karena ada rencana bakal dilakukan penutupan oleh Pemerintah Provinsi, jadi kebanyakan penghuninya di sini banyak yang pulang," terang salah seorang PSK asal Kediri dengan menunduk dan menutup wajahnya. Sementara, Dandenpom Letkol CPM Moh Sawi mengatakan, operasi Gaktib ini bertujuan untuk mencegah timbulnya kejahatan baik berupa begal maupun tindakan yang meresahkan masyarakat umum. "Dari operasi yang kita gelar, ternyata di Mojokerto ini benar-benar aman dan nyaman," tegasnya saat ditemui sejumlah wartawan di ruang kerjanya. Sawi menambahkan, selain mencegah timbulnya kejahatan tempat hiburan karaoke dan lokalisasi, pihaknya sangat berharap kenyamanan masyarakat bisa dirasakan. "Agar aktifitas warga bisa nyaman dan aman. Serta tenang saat melaksanakan ibadah," ujarnya. Saat disinggung apakah dalam operasi yang digelar hingga dini hari itu, berhasil menemukan anggota TNI khususnya Angkatan Darat, Sawi menegaskan, pihaknya tidak menemukannya. "Terkait sasaran operasi tadi sudah terpilih, mengacu dari laporan satuan intelijen kami. Sebelum operasi digelar, pihak intelijen sudah melakukan kegiatan terlebih dahulu secara tertutup. Secara umum, belum ada keterlibatan oknum TNI AD," pungkas perwira yang baru menjabat dua bulan sebagai Dandenpom. uje

 

Berita Gaya Hidup Lainnya