Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Divonis 5 Tahun,

Pasutri Oknum Wartawan Menangis

SURABAYA (Realita) - Agustin Wahyuningsih dan Nurhadi langsung menangis usai mendengar vonis yang dijatuhkan majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (12/1/2017).

Kedua terdakwa yang merupakan pasangan suami istri siri itu, pernah bekerja sebagai wartawan di salah satu koran harian di Surabaya.

Terdakwa Agustin Wahyuningsih dan Nurhadi tampak sedih ketika mendengar vonis terhadap mereka di PN Surabaya, Kamis (12/1).

Kini mereka terpaksa harus menjalani hidup rumah tangga di balik jeruji besi atas kasus kepemilikan narkoba yang menjeratnya.

Oleh majelis hakim yang diketuai Anne Rusiana, Agustin dijatuhi hukuman 4 tahun penjara, sementara Nurhadi dijatuhi hukuman 5 tahun penjara. "Mengadili, menyatakan kedua terdakwa (Agustin dan Nurhadi) bersalah. Menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara kepada Agustin dan 5 tahun kepada Nurhadi," kata hakim Anne membacakan amar putusannya.

Selain hukuman badan, kedua terdakwa juga dijatuhi hukuman denda sebesar Rp 800 juta. "Jika tidak bisa membayar denda, maka kedua terdakwa wajib mengganti dengan hukuman kurungan selama 2 bulan," tegasnya.

Vonis yang dijatuhkan tersebut lebih ringan dari tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Didik Yudha Aribusono. Pada persidangan sebelumnya, jaksa yang bertugas di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak itu menuntut Agustin dengan hukuman 6 tahun, sementara Nurhadi dituntut 7 tahun penjara.

Beberapa pertimbangan membuat majelis hakim sepakat untuk mengurangi hukuman kedua terdakwa atas tuntutan jaksa Didik. Salah satunya yaitu kedua terdakwa dianggap masih memiliki tanggungan keluarga yang harus dihidupinya.

Menanggapi vonis tersebut, Fariji, kuasa hukum kedua terdakwa menilai vonis mejalis hakim telah memenuhi rasa keadilan. "Saya melihat vonis atas kedua klien saya sudah sangat minimal. Apalagi dalam amar juga dijelaskan bahwa kedua terdakwa merupakan tulang punggung bagi keluarganya," katanya usai sidang.

Kasus terjadi berawal saat anggota Polsek Tandes menangkap kedua terdakwa usai menggelar pesta narkoba jenis sabu-sabu bersama tiga orang lainnya (DPO). Saat digeledah, polisi berhasil menemukan sabu seberat satu gram. Atas perbuatannya, kedua terdakwa dijerat dengan pasal 112 ayat 1 jo 132 ayat 1 UU nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.ys


 

Berita Hukum Lainnya