Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Duh! Stiker Shalat 3

Waktu Beredar di Jombang

JOMBANG (Realita) - Ajakan sholat 3 waktu yang beredar selama sepekan melalui stiker yang ditempel-tempelkan di Jombang, mulai meresahkan warga Kota Santri.

Stiker shalat 3 waktu yang beredar di Jombang

Namun Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang mengaku tidak ada yang salah dari ajakan melalui stiker. Hanya saja, stiket yang diketahui berasal dari Pondok Pesantren Urwatul Wutsqo (PPUW) Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang, tanpa memberikan penjelasan cukup bagi warga muslim. "Kami sudah mengetahui tentang stiker itu. Sebenarnya, itu sholat lima waktu yang diringkas dengan dasar jamah dan qasar, akan tetapi penjelasannya yang kurang cukup sehingga menimbulkan keresahan warga muslim," ungkap Kepala Kemenag Kabupaten Jombang, Barozi, kepada wartawan, Selasa (17/02/2015). Barozi menjelaskan, sebenarnya ajakan tersebut ditujukan bagi para pekerja atau orang yang sibuk. Namun, pihaknya memastikan Kemenag sebagai lembaga pengawasan dan pembinaan pondok pesantren akan segera bertindak. "Sebenarnya, stiker ini arahnya untuk memotivasi para pekerja atau orang yang sibuk dan nanti kita bashul masail (diskusikan) agar striker ini dicabut karena sudah meresahkan untuk orang awam yang tidak paham," turur Barozi. Masih menurut Barozi, peringkasan salat menjadi tiga waktu itu bersifat kondisional dan personal. "Dan tidak bisa difatwakan. Oleh karena itu, warga tidak perlu khawatir," pungkas dia. uje

 

Berita Kriminal Lainnya