Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Sepekan,

65 Penjahat Diberangus Polrestabes Surabaya

SURABAYA (Realita) - Polrestabes Surabaya dan Polsek jajaran, Senin (9/7) sore memamerkan hasil tangkapan dari Operasi Cipta Kondisi selama sepekan.

Polrestabes Surabaya dan Polsek jajaran saat merilis hasil ungkap operasi cipta kondisi di Mapolrestabes Surabaya, Senin (9/7) sore.

Sebanyak 40 kasus dan 65 tersangka berhasil diungkap.

‎Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan menjelaskan, operasi mandiri kewilayahan ini adalah upaya kepolisian dalam menekan angka kejahatan 3C, yakni pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Selain itu, juga sebagai upaya mendukung keamanan dan ketertiban jelang perhelatan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.‎

"Kami telah melakukan operasi terhadap pelaku-pelaku tindak kejahatan jalanan. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk cipta kondisi sebelum pelaksanaan Asian Games," kata Rudi kepada wartawan, Senin (9/7).

Kota Surabaya memang bukan menjadi tempat penyelenggaraan Asian Games. Namun, berdasarkan instruksi Kapolri, yang dilanjutkan kepada Kapolda, hingga ke Polres dan Polsek jajaran, tetap dilaksanakan operasi keseimbangan.

"Supaya keadaan di Kota Surabaya itu stabil, dan akan berdampak pada kota-kota penyelenggara di tempat yang lainnya," jelasnya.

Sementara kasus tindak kejahatan yang berhasil diungkap kali ini, dengan rincian masing masing sebanyak 487 orang diamankan dalam kasus premanisme. Kemudian 6 kasus curanmor, curas sebanyak 20 kasus, dan curat ada 14 kasus. Total tersangka 3C ada 65 orang.

"Pencurian dengan kekerasan (Curas) ini cukup tinggi. Ada sebanyak 20 kasus. Ini terutama yang perampasan atau jambret jalanan," tambah alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 tersebut.

Rudi sendiri tidak menampik jika aksi kejahatan jalanan masih meresahkan warga Surabaya dan sekitarnya, khususnya adalah waktu malam hari. Nah, untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, polisi tidak bisa bekerja sendiri, diharapkan ada kerjasama masyarakat.

"Kami bekerjasama dengan stakholder yang lain, seperti masyarakat, kemudian FKPM, karangtaruna dan sebagainya. Supaya bisa mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan," paparnya.‎

Rudi mengimbau kepada masyarakat, ketika berpergian pada waktu-waktu tertentu, supaya memperhatikan keamanan diri sendiri dan barang bawaan. Antara lain dengan tidak memakai barang-barang berharga dan mencolok seperti perhiasan.

"Itu sebagai upaya prefentif kita untuk melindungi masyarakat. Kegiatan operasi seperti ini akan terus kami galakkan," tandas Kombes Pol Rudi.zain

 

Berita Kriminal Lainnya