Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Edarkan Sabu,

Penjual Nasi Campur Diciduk Polisi‎

SURABAYA (Realita) - Peredaran narkoba di Kota Pahlawan terus diberangus pihak kepolisian.

Tersangka Fahrul, pengedar sabu saat dirilis di Mapolsek Tegalsari bersama barang bukti sabu yang diedarkannya, Jumat (7/9).

Kali ini, dilakukan oleh Polsek Tegalsari. Seorang pengedar sabu ditangkap. Barang bukti sabu yang disita. Yakni seberat 27,9 gram.‎

Pengedar sabu itu adalah Fahrul (54) asal Keputran, Surabaya. Ia dapat diringkus pada Kamis (30/8) malam, saat dirinya menimbang sabu di rumahnya. 

Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan tentang adanya transaksi narkoba. Tim Unit Reskrim kemudian diterjunkan untuk melakukan penyelidikan.

Tim kemudian mendapati seorang pria yang ditengarai sebagai pelakunya. Yakni tersangka Fahrul tadi. Ia lalu terus diintai hingga akhirnya polisi mendapatkan tempat tinggal pelaku.‎

‎"Anggota kami langsung menggerebek rumahnya. Setelah dilakukan penggeledahan, teranyata benar. Di rumahnya itu, pelaku sedang menimbang sabu yang hendak diedarkannya," terang David, Jumat (7/9).‎

‎Fahrul kedapatan menimbang sabunya itu di lantai dua rumahnya. Dia akhirnya tak dapat berkutik dan langsung diamankan. Bersama barang bukti, ia langsung dibawa ke Mapolsek untuk diperiksa.‎

Dalam pemeriksaan, Fahrul mengaku jika sabu itu didapat dari seseorang di Madura. Sekali belanja, bisa sampai 5 gram. Kadang bisa nambah. "Tergantung pesanan. Kalau banyak, saya juga belanja banyak," katanya.‎

Fahrul mengatakan bisnis haramnya ini sudah dilakoninya selama dua tahun. Sabu diedarkannya hanya di wilayah Surabaya saja. Selain diedarkan, ia juga mengkonsumsinya. "Kebanyakan saya edarkan di kawasan Keputran dan sekitarnya aja pak," tambahnya.

Untuk mendapatkan untung lebih, Fahrul mencampuri sabunya dengan pecahan kaca. Itu dilakukan karena menyerupai sabu. "Itu spontan saya lakukan. Ada pikiran tersebut lalu saya lakukan. Tapi nggak banyak nyampurnya," tandas pria yang juga menjadi penjual nasi campur itu.‎

Ditempat yang sama, Kanitreskrim Polsek Tegalsari Iptu Zainul Abidin menambahkan, bahwa kasus ini masih akan terus dikembangkan. Timnya masih menelusuri siapa pemasok atau penyuplai sabu kepada tersangka. "Saat ini masih kami korek keterangan dari tersangka. Pemeriksaannya masih kami lakukan," katanya.‎zai

 

Berita Kriminal Lainnya