Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Gus Ipul Ajak Warga

Sukseskan Jatim Bebas Pasung 2017

SURABAYA (Realita)Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf meminta masyarakat turut menyukseskan dan melakukan sosialisasi program Jatim Bebas Pasung yang ditargetkan pada 2017."Mari bersama sukseskan Jatim Bebas Pasung, terutama yang disebabkan kesehatan jiwa," ujarnya. Dijelaskan, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa se-Dunia yang diperingati setiap 10 Oktober, hendaknya dijadikan momentum untuk membuat seluruh daerah di Jatim tak lagi ada pasung. Berdasarkan data yang dimilikinya hingga September 2016, pasien terbebas dari pasung sebanyak 867 jiwa, pasien dalam perawatan di Puskesmas, RSJ dan RSU sebanyak 436 jiwa, serta pasien yang masih terpasung sebanyak 753 jiwa."Ke depan, kami terus dilakukan upaya agar pasien seluruhnya bebas pasung.

Tentu ini tidak akan terlaksana tanpa bantuan dari warga, termasuk peran saat berada di lingkungan masyarakat," kata Gus Ipul, sapaan akrabnya. Seluruh penderita itu sudah terekam dalam data pasung elektronik (e-Pasung) untuk mengidentifikasi, pendampingan dan pengobatan secara tepat. Melalui data pasung elektronik bisa dipetakan wilayah dan terus memantau perkembangan penderita gangguan jiwa di wilayahnya dengan harapan cepat mendapatkan penanganan. Namun, data melalui pasung elektronik ini tidak dipublikasikan untuk menjaga psikologi korban karena stigma masyarakat selama ini seringkali memojokkan korban sehingga berpengaruh pada kehidupannya. Selain itu, tujuan tidak diumumkannya data penderita agar setelah sembuh bisa diterima masyarat, bahkan dikhawatirkan mempersulit mencari pekerjaan maupun jodoh karena stigma negatif dari masyarakat. Sementara itu, orang nomor dua di Pemprov Jatim tersebut sempat mengunjungi Mei Dias Jati Irawan (7), warga Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban yang diinformasikan dipasung oleh neneknya di rumah. Namun saat didatangi, ternyata Mei Dias tidak dalam keadaan terpasung, bahkan berada di pangkuan sang nenek yang meluruskan kabar bahwa cucunya dipasung, melainkan diikat sementara ketika dirinya keluar rumah untuk beraktivitas. Melihat kondisi seperti itu, Gus Ipul memerintahkan pihak-pihak terkait, seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, untuk berkoordinasi dan memeriksakan kesehatan Mei Dias, termasuk akan disekolahkan di sekolah luar biasa agar mendapat pendidikan layak.pras

 

Berita Nasional Lainnya