Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Gus Ipul Pastikan

Mei Dias Tidak Dipasung

SURABAYA (Realita)- Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mendatangi rumah Mei Dias Jati Irawan (7 tahun), warga Dusun Mulahan, RT 02 RW 02 Desa Mulahan, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban yang dikabarkan dipasung.

Gus Ipul bersama Mei Diaz.

Dalam kunjungan itu, Gus Ipul yang didampingi Sekretari Daerah Tuban, Budi Wiyana memastikan bahwa kabar itu tidak benar. “Mbah, saya tadi pagi membaca berita di koran. Apakah benar cucunya yang ganteng ini dipasung?” tanyanya kepada nenek Mei Dias yang bernama Sumirah. Dalam percakapan itu Sumirah menjelaskan, berita itu tidak benar. Sang cucu hanya diikat sementara saja ketika dirinya keluar rumah untuk berbelanja, bekerja mencari rumput, atau melakukan kegiatan yang membutuhkan fokus penuh. Contohnya memasak, mencuci, dan membersihkan rumah. “Mengapa harus diikat? Karena cucu saya sejak kecil menderita bisu, tuli, hiperaktif, dan keterbelakangan mental. Saya mengikatnya karena ingin melindungi cucu saya, saya takut cucu saya lari keluar rumah dan terjadi sesuatu. Kan rumah saya diatas gunung, banyak bebatuan. Jika urusan saya sudah beres, saya langsung lepas ikatannya” katanya. Lebih lanjut Sumirah menjelaskan, orang tua Mei Dias sudah bercerai, sang ayah sudah menikah lagi dan sang ibu (yang merupakan anaknya) bekerja di Surabaya. Jadi hanya dirinya sendiri yang merawat sang cucu, terkadang pamannya Mei Dias datang ke rumah untuk membantu mengawasi. Melihat Mei Dias dengan kondisi seperti itu, Gus Ipul langsung memerintahkan pihak-pihak terkait, seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, untuk berkoordinasi dan memeriksakan kesehatan Mei Dias. Jika tidak ada kendala, Mei Dias akan disekolahkan di Sekolah Luar Biasa (SLB) agar mendapat pendidikan yang layak. Gus Ipul juga memastikan, Mei Dias sudah dirawat dengan baik oleh pemerintah, pasalnya dari kecil Mei Dias sudah rutin mendapatkan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan dari Pemkab Tuban. Bahkan, Mei Dias juga telah mendapat kartu BPJS Kesehatan. “Jadi saya luruskan, berita itu tidak benar. Anda lihat sendiri kondisi anaknya, ini bukan dipasung. Kedepan kami akan kawal nasib Mei Dias agar mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan di SLB atau gurunya yang datang kesini entah itu tiga hari, atau seminggu sekali. Yang terpenting, anak ini mendapatkan pendidikan yang layak” ujarnya dihadapan wartawan dan warga sekitar.pras

 

Berita Nasional Lainnya