Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Heboh,

Buah Pisang tanpa Batang dan Daun

PONOROGO (Realita) – Warga Desa Kori Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo Jatim mendadak digemparkan dengan kemunculan pohon pisang ajaib.

Pisang unik yang tiada pohon dan barinua

Pohon pisang aneh setinggi 30 Cm tanpa daun dan batang yang tumbuh di belakang Masjid Azzazul Muttaqin Desa Kori Kecamatan Sawoo tersebut mampu berbuah. Buah pisang langka itu muncul langsung dari pangkal pohon. Mendengar keanehan ini, warga sekitar heboh dan mulai berbondong- bondong menyaksikan langsung dari dekat. Warga bahkan menghubungkan keanehan ini dengan sejarah Masjid Azzazul Muttaqin. Konon masjid yang diyakini berusia lebih tua dari Masjid Tegalsari ini banyak menyimpan misteri. Pohon pisang jenis Rojo Wangi ini tumbuh berdampingan dengan makam pendiri masjid yang dikenal dengan nama Mbah Palang. Konon cerita, menurut Mulyono seorang dalang warga Kori Wetan yang juga salah satu takmir Masjid Azzazul Muttaqin, menjelaskan ikhwal masjid tua dengan kemunculan keberadaan buah pisang ajaib tersebut. “Tanpa daun dan batang, pohon pisang mampu berbuah. Ini tentu sangat aneh dan langka,” kata Mulyono, Kamis (4/8). Dia menuturkan, sebelum muncul pisang ajaib ini, salah satu warga sekitar bernama Sampun mendapat mimpi (mripeni) bahwa masjid Azzazul Muttaqin tergenang banjir besar. Mimpi ini kemudian disampaikan ke Pak Modin setempat, Khasan. “Bisa jadi ini pisang ajaib ini ada kaitanya dengan mitos sumpah pendiri masjid,” tambahnya. Dia lantas mengisahkan hal ikhwal sejarah masjid yang didirikan oleh Mbah Mangun Arso atau terkenal dengan nama Mbah Palang. Konon kayu yang digunakan untuk masjid adalah hasil rampasan di hulu sungai Kedung Terate. Kayu tersebut sebenarnya untuk membangun masjid tegalsari. “Dalam pertarungan merebut kayu jati tersebut, Mbah Palang menang. Akhir kisah, Mbah Palang dikutuk oleh Ki Ageng Khasan Besari bahwa Masjid Kori Wetan ora bakalan rejo lan ora bakalan duweni kyai nganti pitung turunan (tidak akan pernah ramai dan tidak akan mempunyai kyai selama tujuh turunan). “Dan itu terbukti,” jelasnya. Senada dengan Mulyono, Sukron salah satu warga Kori lantas menghubungkan keberadaan pisang ajaib ini adalah awal pembuka atau berakhirnya masa kutukan kyai Khasan Besari. “Bisa jadi mimpi banjir adalah membersikan segala sumpah serapah. Karena sumpah Ki Ageng Khasan Besari sudah lewat tujuh turunan. Maka dengan keberadaan pisang ajaib atau aneh ini menuntun masyarakat untuk mengetahui bahwa di Kori Wetan ada masjid tua bersejarah, " yakin Sukron. art

 

Berita Sains Lainnya