Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Inflasi Kota

Madiun Lampaui Nasional

MADIUN- Selama bulan April tahun 2018, inflasi Kota Madiun menduduki urutan kedua dari delapan penghitung inflasi nasional di Jawa Timur, yakni sebesar 0,22 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 130,04.

Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto (tengah) saat mengelar rapat pengendalian inflasi.

Inflasi yang terjadi di Kota Madiun ini tercatat melebihi angka di Jawa Timur 0,18 persen dan nasional 0,10 persen.

 Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto mengungkapkan, inflasi di Kota Madiun terjadi karena antara suplai dan  permintaan tidak seimbang, terutama pada komoditas tertentu, seperti bawang merah maupun bawang putih. Karena seperti diketahui, Kota Madiun bukanlah sebagai daerah penghasil.

“Terkait dengan sayur mayur, disini ada letak ketidakcukupan ketersediaan, karena seperti bawang merah, bawang putih, kita bukan daerah agro atau penghasil. Oleh karena, dinas-dinas dari Pemkot saya minta koordinasi dengan kabupaten lain penghasil itu,” ujarnya usai menghadiri acara pengendalian inflasi jelang Ramadhan dan Idul Fitri diruang 13 Balai Kota Madiun, Selasa (15/5/2018).

Sementara, Kepala Seksi Distribusi, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, Adi Priyanto mengatakan, inflasi bulan April 2018 disebabkan kenaikan harga sejumlah komoditas, diantaranya bawang merah, bensin, daging ayam ras, rokok kretek filter dan pasir. Sedangkan sejumlah komoditas penekan inflasi yakni beras, cabai rawit, batu bata, wortel dan susu. Diprediksi, inflasi akan kembali terjadi pada Mei 2018, karena bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.

 “Kita tahu biasanya menjelang lebaran itu kan harga-harga naik, kemungkinan ya pengaruh ke inflasi. Tapi kita belum bisa menghitung, karena kan menyangkut angka,” katanya.

 Sesuai data di BPS, selama April 2018, inflasi tertinggi terjadi di Jember 0,40 persen, Madiun 0,22 persen, Probolinggo 0,21 persen, Surabaya 0,20 persen, Kediri dan Malang 0,14 persen. Selanjutnya Banyuwangi 0,04 persen dan Sumenep mengalami inflasi -0,02 persen. paw

 

Berita Ekonomi Bisnis Lainnya