Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Ingin Beli Baju,

Romli Jambret HP

SURABAYA (Realita) - Hanya karena ingin membeli baju baru untuk dipakai di acara tahun baru 2017, Romli (19) warga Kebon Dalem VI/26, Surabaya nekat menjambret HP Samsung S7 milik seorang perempuan di jalan Hang Tuah depan sekolah Pelayaran.

Romli menutup wajahnya saat dipamerkan depan wartawan, Selasa (20/12).

Namun, saat menjambret itu, Romli ternyata apes. Sebab, saat berusaha melarikan diri, ia terjatuh dari motor dan akhirnya dimassa. Akibatnya, dia pun harus mendapat puluhan bogem mentah oleh warga hingga babak belur. Peristiwa ini sendiri terjadi pada Minggu (18/12/2016) kemarin. Dalam melakukan aksinya, Romli tidaklah sendirian, melainkan dengan satu orang rekannya bernama Andre, yang berhasil kabur menggunakan sepeda motor. Sedangkan, pelaku Romli ini yang saat itu terjatuh dari motor usai memetik tas milik korban, akhirnya dihajar massa sebelum sempat diamankan oleh opsnal Reskrim Polsek Semampir Surabaya. Kapolsek Semampir Kompol I ketut Madia menjelaskan, jika pihaknya melakukan pengamanan terhadap tersangka yang menjadi bulan-bulanan warga. Tersangka ini dikejar oleh korban dan diteriaki maling. Nah, pada saat itu warga yang mendengar juga ikut mengejar pelaku hingga pelaku hilang kendali dan salah satunya terjatuh dari motor. "Dari sanalah, pelaku pun menjadi sasaran amuk warga. Namun, beruntung pada saat itu anggota sedang melakukan kring serse, dan akhirnya pelaku pun berhasil diamanakan," ujarnya, Selasa (20/12/2016). Mantan Kapolsek Bubutan ini juga mengatakan, bahwa dalam melakukan aksinya, para pelaku ini diketahui tidak segan-segan untuk melukai korbannya. "Sebab, dari tangan tersangka Romli, kami amankan sebilah pisau penghabisan yang selalu dipakai dalam aksinya. Selain itu, rekan Romli yang berinisial A sudah kami dapatkan identitasnya. Dan hingga saat ini, masih dalam proses pengejaran. Kami juga upayakan sebelum tahun baru pelaku sudah dapat ditangkap," ungkapnya. Sementara itu, dari pengakuan tersangka Romli dirinya mengaku baru dua kali melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut. "Baru dua kali ini. Yang pertama di jalan Sasak, kedua di Hang Tuah. Saya juga diajak sama dia (Andre, Dpo). Sebelum ketangkep ini, saya sama dia dapat Hp Evercross dan saya jual laku Rp 400 ribu," katanya kepada polisi. Kini pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan itu terpaksa mendekam di tahanan Polsek Semampir Surabaya. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka akan dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.zain

 

Berita Kriminal Lainnya